Menyesal Viral, Desa di Italia Kini Tak Bisa Dimasuki Sembarang Turis

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 16:00 WIB
Desa Funes, di Pegunungan Dolomites, Tyrol, Italia. (iStockphoto/TomasSereda)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memiliki tempat atau kota yang indah ternyata bisa menyulitkan bagi diri sendiri. Di industri pariwisata, tempat yang indah dan mendadak viral siap-siap didatangi banyak turis, yang ingin melihat langsung hingga membagikan pengalaman saat berada di destinasi itu.

Fenomena itu tentu mendatangkan keuntungan bagi pemerintah dan warga lokal yang kotanya mendadak marak dikunjungi wisatawan tersebut.

Namun, sayangnya bukan cuma keuntungan yang didapat oleh kota itu. Tak jarang kota itu menjadi "korban" dari keindahannya sendiri, karena overtourism atau pariwisata berlebih yang terjadi imbas dari viralnya destinasi tersebut.

Nasib Itu sedang dialami Desa Funes, yang terletak di jantung pegunungan Dolomites, Tyrol, Italia. Desa cantik ini memiliki tempat yang ikonik, yaitu sebuah gereja kuno dari abad ke-15 dengan pemandangan pegunungan Odle yang memukau. Gereja Santa Maddalena, berhasil mencuri perhatian para wisatawan.

Seperti dilansir Time Out, semenjak tempat ini viral dan populer di media sosial setelah banyak turis yang datang dan berfoto di sana, mendadak Funes dipadati wisatawan mancanegara.

Bersamaan dengan meningkatnya kunjungan internasional tersebut, Funes semakin resah karena banyaknya keluhan termasuk pelanggaran, kemacetan lalu lintas, hingga sampah yang dibuang sembarangan.

Sebagai upaya mengurangi ketegangan antara penduduk setempat dengan wisatawan, pemerintah setempat mengambil langkah baru tahun ini.

Mendekati musim puncak liburan di pertengahan Mei sampai November 2026, pemerintah setempat akan mengurangi jumlah wisatawan yang masuk ke desa Funes, khususnya tempat-tempat yang dipadati wisatawan.

Penghalang jalan (barikade) akan dipasang untuk menutup akses masuk di sekitar lokasi viral tersebut. Tahun ini, barikade juga akan ditempatkan di jalan raya besar untuk mencegah kemacetan.

Selain penduduk setempat dan turis yang sudah memesan penginapan minimal satu malam, sisanya tidak diizinkan masuk. Artinya, turis yang berkunjung harian tak bisa asal berkunjung apalagi nekat menerobos masuk Desa Funes.

@matadornetwork Discover the magic of Val di Funes, a hidden gem in the heart of the Dolomites! Tucked away in northern Italy, this postcard-perfect valley is a dream for mountain lovers and adventurers alike. Home to the iconic Odle Peaks, Val di Funes offers breathtaking views, charming alpine villages, and countless hiking trails for all levels. Fun fact: The Dolomites are a UNESCO World Heritage Site, celebrated for their unique limestone formations that glow pink and orange during sunrise and sunset — a phenomenon locals call *Enrosadira*. Have you explored this alpine wonderland yet? Let us know if it’s on your travel bucket list! 🎥 @Min Gyo Kim #dolomites #visititaly #italytravel #mountainlife #exploreoutdoors ♬ original sound - Matador | Travel + Adventure

Bahkan, bagi wisatawan yang diizinkan masuk (sudah pesan penginapan) dan tetap ingin datang ke Santa Maddalena, perlu berjalan kaki dan mendaki selama 15 menit melalui jalan setapak. Namun, perjalanan ini akan sepadan setelah melihat pemandangan Odles yang luar biasa.

Dolomites adalah rumah bagi pegunungan yang memukau tersebut, ada pula desa-desa yang tenang, hingga rute pendakian yang indah. Dolomites akhir-akhir ini menjadi destinasi yang diincar oleh banyak pelancong ketika mengunjungi italia.

(ana/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK