Dokter Ingatkan Pola Makan Ini Bisa Rusak Ginjal di Usia Muda
Penyakit ginjal kini tak hanya menyerang usia dewasa atau lanjut. Anak muda, seperti generasi Z, juga rentan terkena penyakit ginjal. Salah satu penyebabnya adalah pola makan.
Gen Z dikenal dengan kesukaannya terhadap 'comfort food' yang umumnya tinggi gula dan garam. Tanpa disadari, makanan-makanan ini dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia, dr Pringgodigdo Nugroho mengatakan, obesitas, diabetes, dan hipertensi jadi faktor paling sering yang jadi pemicu masalah ginjal. Kesemuanya disebabkan oleh pola makan tinggi gula dan garam.
"Misalnya tinggi kalori, yang manis-manis ya. Nanti secara langsung, melalui diabetes juga bisa [gagal ginjal]. Ditambah lagi gaya hidup sedentari yang kurang aktivitas [fisik]," ujar Pringgo di Jakarta Pusat, Rabu (11/3), melansir detikhealth.
Hal yang sama juga berlaku bagi hipertensi yang umumnya disebabkan oleh asupan garam berlebih.
"Kan, kita tahu banyak makanan-makanan instan yang mengandung garam tinggi. Hipertensi akhirnya ke penyakit ginjal," tambah dia.
Peradangan ginjal atau glomerulonefritis menjadi penyebab terbanyak kasus ginjal usia muda sekitar 20-30 tahunan.
"Biasanya, yang muda-muda udah gagal ginjal tuh, kebanyakan karena penyakit ini [peradangan ginjal]," ujarnya.
Peradangan pada ginjal, imbau Pringgo, tidak menimbulkan gejala yang kentara. Peradangan hanya bisa diketahui melalui tes urine.
"Di urine ada sel darah merah atau albumin yang harusnya negatif," ujar Pringgo.
Selain itu, peradangan pada ginjal juga bisa menimbulkan kencing berbusa. Kondisi ini menjadi tanda adanya kebocoran urine yang cukup parah.
as a preferred source on Google
