Kerap Disamakan, Ini Beda Kencing Batu dan Batu Ginjal

CNN Indonesia
Minggu, 15 Feb 2026 10:30 WIB
Ilustrasi. Meski mirip, kencing batu dan batu ginjal itu berbeda. (CNN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Di benak orang awam, kencing batu dan batu ginjal kerap dianggap sebagai penyakit yang sama. Padahal, meski namanya mirip dan sama-sama melibatkan 'batu', keduanya merupakan kondisi medis yang berbeda.

Anggapan tersebut muncul karena baik kencing batu maupun batu ginjal sama-sama disebabkan oleh pengkristalan mineral dalam urine. Namun, lokasi terbentuknya batu, gejala yang muncul, hingga faktor risikonya tidaklah sama.

Lantas, apa beda kencing batu dan batu ginjal? Berikut penjelasannya melansir berbagai sumber:

1. Letak

Perbedaan paling mendasar terletak pada lokasi terbentuknya batu.

Letak kencing batu

Kencing batu terbentuk di saluran kemih bagian bawah, umumnya di kandung kemih atau uretra. Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini terjadi saat mineral dalam urine yang terlalu pekat berubah menjadi kristal dan mengeras.

Jika ukurannya kecil dan jumlahnya sedikit, batu bisa keluar dengan sendirinya melalui urine. Namun, batu berukuran besar atau berjumlah banyak biasanya memerlukan pengobatan hingga tindakan medis.

Letak batu ginjal

Sesuai namanya, batu ginjal terbentuk di organ ginjal akibat pengkristalan mineral dan garam. Dibandingkan kencing batu, kasus batu ginjal lebih sering ditemukan.

2. Gejala

Meski sama-sama berupa batu, gejala yang ditimbulkan bisa berbeda.

Gejala kencing batu

Pada tahap awal atau saat batu masih kecil, kencing batu sering kali tidak menimbulkan keluhan berarti. Gejala biasanya muncul ketika kondisi sudah memburuk, seperti:

• Nyeri di perut bagian bawah

• Sering buang air kecil dengan volume sedikit

• Nyeri saat buang air kecil (disuria)

• Urine berdarah (hematuria)

• Infeksi saluran kemih (ISK)

Gejala batu ginjal

Gejala batu ginjal umumnya lebih cepat terasa, terutama saat batu menyumbat ureter atau uretra. Keluhan yang dapat muncul antara lain:

• Nyeri hebat di punggung, perut bawah, atau selangkangan

• Urine berdarah

• Sering buang air kecil

• Nyeri saat buang air kecil dengan jumlah urine sedikit

• Urine keruh dan berbau menyengat

• Mual dan muntah

• Demam dan menggigil

3. Penyebab

Kedua penyakit ini memiliki beberapa penyebab yang serupa, salah satunya adalah kurang minum.

Penyebab kencing batu

Beberapa faktor yang sering memicu kencing batu antara lain:

• Kurang asupan cairan

• Terlalu lama berbaring

• Pembesaran prostat

• Penggunaan kateter dalam jangka panjang

• Riwayat penyakit tertentu, seperti batu ginjal, diabetes, cedera tulang belakang, stroke, atau operasi kandung kemih

• Turunnya kandung kemih (sistokel)

Penyebab batu ginjal

Adapun penyebab batu ginjal meliputi:

• Dehidrasi

• Konsumsi berlebihan makanan tinggi garam, gula, atau protein

• Infeksi

• Gangguan metabolisme tubuh

4. Faktor Risiko

Perbedaan lainnya terlihat dari faktor risiko masing-masing penyakit.

Faktor risiko kencing batu

• Kurang minum

• Usia lanjut

• Terapi radiasi

• Riwayat operasi pembesaran kandung kemih

• Penggunaan kateter Foley dalam waktu lama

Faktor risiko batu ginjal

• Kadar hormon paratiroid yang tinggi (hiperparatiroidisme)

• Kurang minum

• Faktor keturunan

• Kelainan ginjal

• Hipertensi

• Kegemukan

• Penyakit radang usus

• Penyakit ginjal kistik

• Infeksi saluran kemih

Itulah perbedaan kencing batu dan batu ginjal yang penting untuk diketahui. Memahami perbedaannya dapat membantu Anda lebih waspada terhadap gejala dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.

(ahd/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK