Konsumsi 6 Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Puasa
Selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama belasan jam. Agar tubuh tidak lemas saat puasa, ada beberapa vitamin yang bisa Anda konsumsi.
Perubahan pola makan pada saat puasa membuat sebagian orang merasa lebih mudah lelah dan kurang bertenaga. Oleh karena itu, asupan vitamin dan mineral tetap perlu diperhatikan agar daya tahan tubuh terjaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vitamin yang bagus untuk daya tahan tubuh saat puasa
Melansir laman Kementerian Kesehatan, vitamin A, C, dan D serta mineral seperti kalsium dan zat besi berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah kelelahan selama berpuasa.
Kebutuhan ini idealnya dipenuhi dari makanan bergizi saat sahur dan berbuka, seperti sayuran hijau, buah citrus, serta produk susu. Berikut ini daftar vitamin yang bisa Anda konsumsi:
1. Vitamin A
Vitamin A berperan menjaga kesehatan mata dan mendukung sistem imun. Vitamin ini termasuk jenis larut dalam lemak.
Sebaiknya konsumsi vitamin A setelah berbuka puasa bersamaan dengan makanan yang mengandung lemak sehat agar penyerapannya optimal.
2. Vitamin D
Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, fungsi otot, serta daya tahan tubuh. Sama seperti vitamin A, vitamin D juga larut dalam lemak dan dianjurkan dikonsumsi setelah makan malam atau saat berbuka.
3. Vitamin E dan K
Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan, sedangkan vitamin K berperan dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang. Keduanya lebih optimal dikonsumsi setelah berbuka.
4. Vitamin C
Vitamin C termasuk vitamin larut dalam air yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jenis vitamin ini dapat dikonsumsi saat sahur agar membantu tubuh tetap fit sepanjang hari.
5. Vitamin B Kompleks
Mengutip penjelasan dari NERS Universitas Airlangga, vitamin larut dalam air seperti vitamin B kompleks lebih baik dikonsumsi saat sahur. Vitamin B2, B6, dan B12, berperan dalam membantu produksi energi dan menurunkan tingkat stres.
Karena tubuh tidak menyimpan vitamin larut air dalam jangka panjang, mengonsumsi vitamin B kompleks saat sahur dapat membantu mendukung aktivitas selama puasa.
Sumber makanan yang kaya akan vitamin
Foto: iStock/carlosgawIlustrasi buah dan sayuran. |
Vitamin dapat diperoleh dari kandungan buah ataupun sayuran. Buah seperti aprikot kering, kurma, kismis, dan buah kering lainnya mengandung karbohidrat, serat, vitamin, serta mineral seperti kalium, magnesium, kalsium, dan zat besi.
Minuman berbahan dasar aprikot kering seperti qamar el-deen juga diketahui mengandung antioksidan, beta karoten, vitamin C, dan folat yang bermanfaat selama menjalankan ibadah puasa.
Selain vitamin, mineral seperti zat besi dan kalsium juga tak kalah penting. Zat besi membantu mencegah anemia, sedangkan kalsium mendukung kesehatan tulang dan fungsi otot.
Pada dasarnya, kebutuhan vitamin sebaiknya dipenuhi dari makanan bergizi seimbang. Suplemen dapat menjadi tambahan bila diperlukan, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Jika Anda memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu.
Dengan pola makan yang tepat serta pemilihan waktu konsumsi vitamin yang sesuai, puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan berenergi.
(anm/rti)
Foto: iStock/carlosgaw