Dilarang Nahan Kencing saat Perjalanan Mudik, Nanti Kena Penyakit Ini
Menahan buang air kecil boleh jadi kebiasaan yang muncul saban perjalanan jauh saat mudik Lebaran. Tapi hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu penyakit.
Perjalanan mudik jalur darat membuat keberadaan toilet agak sulit dijumpai. Di ruas jalan tol, misalnya, toilet baru akan hadir di rest area. Akibatnya, rasa buang air kecil yang muncul di tengah jalan pun harus ditahan terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter spesialis urologi Profesor Nur Rasyid mengatakan, jika dilakukan secara menerus, maka kebiasaan menahan buang air kecil berisiko memicu infeksi saluran kemih (ISK).
Perempuan jadi kelompok paling rentan terhadap ISK. Gara-garanya, anatomi tubuh perempuan dengan uretra yang lebih pendek dibandingkan laki-laki. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
"Kapasitas [kandung kemih] itu misalnya 400, karena perjalanan, kita tahan kencing sampai 600 gitu. Pada saat kencing, kandung kemihnya jadi enggak kuat memompanya. Karena enggak kuat, waktu keluar ada sisa urine. Sisa urine ini bisa membuat infeksi," jelas Prof Rasyid, melansir detikhealth.
Sisa urine menjadi tempat subur bagi bakteri. Beda cerita jika berhasil mengeluarkan urine hingga tuntas, kuman pun akan ikut keluar semua.
Selain itu, kebiasaan menahan buang air kecil yang dilakukan secara menerus dapat memicu terbentuknya batu di saluran kemih.
Jika kamu merasakan nyeri saat buang air kecil, warna urine berubah, hingga sulit kencing, maka bisa jadi gejala batu kandung kemih.
"Kalau nahan kencing secara kronis, artinya bisa memicu masalah batu. Tapi [batu] di kandung kemih, bukan di ginjal," pungkas Prof Rasyid.
(asr) Add
as a preferred source on Google
