Ciri Penyakit Gondok, Penyebab, dan Faktor Risiko yang Perlu Dikenali
Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, mulai dari metabolisme hingga detak jantung.
Namun, ketika kelenjar tiroid ini mengalami pembesaran, kondisi tersebut dikenal sebagai penyakit gondok. Berikut ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya agar dapat dikenali sejak dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembesaran pada kelenjar tiroid dapat terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak disadari pada tahap awal.
Dikutip dari Mayo Clinic pada sebagian orang, gondok hanya menimbulkan perubahan bentuk leher, tetapi pada kasus tertentu dapat mengganggu pernapasan dan proses menelan.
Gondok dapat terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita, meskipun lebih sering ditemukan pada wanita. Kondisi ini tidak selalu berhubungan dengan gangguan kadar hormon tiroid, tetapi tetap memerlukan perhatian medis jika menimbulkan keluhan.
Berikut ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya yang perlu diketahui.
Ciri penyakit gondok
Berikut beberapa ciri penyakit gondok yang perlu diketahui.
1. Muncul benjolan di bagian depan leher
Gejala paling khas dari gondok adalah adanya benjolan atau pembengkakan di bagian depan leher, tepat di bawah jakun. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari kecil hingga cukup besar dan mudah terlihat.
2. Tenggorokan terasa tertekan atau penuh
Pembesaran kelenjar tiroid dapat menimbulkan sensasi tertekan atau rasa tidak nyaman di area tenggorokan.
3. Suara menjadi serak
Gondok yang membesar dapat menekan saraf atau jaringan di sekitar pita suara sehingga menyebabkan suara terdengar serak.
4. Pembuluh darah leher tampak membengkak
Pada beberapa kasus, pembesaran tiroid dapat menyebabkan pembuluh darah di area leher terlihat lebih menonjol.
5. Pusing saat mengangkat tangan
Sebagian penderita dapat mengalami pusing ketika kedua tangan diangkat ke atas kepala akibat perubahan aliran darah di area leher.
6. Sulit bernapas
Jika ukuran gondok cukup besar, saluran pernapasan dapat tertekan sehingga menimbulkan sesak napas.
7. Batuk atau mengi
Tekanan pada saluran napas juga dapat menyebabkan batuk berkepanjangan atau suara mengi saat bernapas.
8. Sulit menelan
Pembesaran kelenjar tiroid dapat menekan kerongkongan sehingga proses menelan terasa tidak nyaman.
9. Gejala hipertiroidisme
Apabila gondok disertai produksi hormon tiroid yang berlebihan, penderita dapat mengalami jantung berdebar, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, mudah berkeringat, tangan gemetar, dan mudah gelisah.
10. Gejala hipotiroidisme
Sebaliknya, jika produksi hormon tiroid menurun, gejala yang dapat muncul meliputi mudah lelah, sembelit, kulit kering, kenaikan berat badan, dan gangguan siklus menstruasi.
Simak penyebab dan faktor risiko penyakit gondok di halaman selanjutnya...
Add
as a preferred source on Google


