Ciri Penyakit Gondok, Penyebab, dan Faktor Risiko yang Perlu Dikenali

CNN Indonesia
Sabtu, 30 Mei 2026 13:40 WIB
Gondok atau pembesaran kelenjar tiroid sering kali tidak disadari pada tahap awal. Kenali ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risiko.
Ilustrasi. Gondok atau pembesaran kelenjar tiroid sering kali tidak disadari pada tahap awal. Kenali ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya. (iStockphoto/sasirin pamai)

Penyebab penyakit gondok

Berikut beberapa penyebab penyakit gondok yang perlu diketahui, dilansir dari Cleveland Clinic.

1. Kekurangan yodium

Yodium merupakan mineral penting yang dibutuhkan untuk memproduksi hormon tiroid. Ketika asupannya kurang, kelenjar tiroid akan membesar sebagai upaya untuk meningkatkan produksi hormon.

2. Penyakit graves

Penyakit autoimun ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar tiroid sehingga tiroid membesar dan menghasilkan hormon secara berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Penyakit hashimoto

Hashimoto merupakan gangguan autoimun yang memicu peradangan pada kelenjar tiroid dan dapat menyebabkan pembesaran kelenjar.

4. Kanker tiroid

Pertumbuhan sel kanker pada kelenjar tiroid dapat memicu munculnya benjolan dan pembesaran tiroid.

5. Kehamilan

Perubahan hormon selama kehamilan, terutama peningkatan hormon hCG, dapat menyebabkan ukuran kelenjar tiroid bertambah.

6. Tiroiditis

Peradangan pada kelenjar tiroid akibat infeksi atau gangguan autoimun dapat menyebabkan gondok.

7. Penggunaan obat tertentu

Beberapa obat, seperti lithium yang digunakan untuk kondisi kesehatan tertentu, diketahui dapat meningkatkan risiko pembesaran kelenjar tiroid.

Faktor risiko penyakit gondok

Berikut sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gondok.

1. Berjenis kelamin perempuan

Wanita lebih sering mengalami gondok dibandingkan pria karena pengaruh hormon dan tingginya angka gangguan autoimun.

2. Sedang hamil atau mengalami menopause

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan menopause dapat memengaruhi fungsi kelenjar tiroid.

3. Berusia di atas 40 tahun

Risiko gondok cenderung meningkat seiring bertambahnya usia dan lebih sering ditemukan setelah usia 40 tahun.

4. Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tiroid

Faktor genetik dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gondok atau gangguan tiroid lainnya.

5. Mengalami obesitas

Kelebihan berat badan diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko pembesaran kelenjar tiroid.

6. Memiliki resistensi insulin atau sindrom metabolik

Gangguan metabolisme tertentu juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gondok.

7. Pernah terpapar radiasi

Paparan radiasi pada area kepala, leher, atau dada, terutama untuk tujuan pengobatan, dapat meningkatkan risiko gangguan tiroid termasuk gondok.

Memahami ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risiko sangat penting untuk mendeteksi kondisi ini sejak dini.

(gas/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2