Makan Cepat Ternyata Bisa Ungkap Kepribadian, Apa Saja?

CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2026 17:45 WIB
Ilustrasi. Orang yang makan cepat ternyata memiliki kepribadian tertentu. (iStock/SolStock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebiasaan makan sering dianggap sekadar rutinitas sehari-hari. Namun, sejumlah ahli meyakini cara seseorang menikmati makanan dapat memberikan gambaran tentang karakter dan kepribadiannya.

Ada ungkapan populer yang berbunyi you are what you eat atau 'Anda adalah apa yang Anda makan'. Namun, menurut sejumlah pakar perilaku makanan, ungkapan yang lebih tepat mungkin adalah 'Anda adalah bagaimana cara Anda makan'.

Melansir Huffpost, salah satu gaya makan yang paling mudah dikenali adalah makan cepat. Tipe ini biasanya menghabiskan makanan jauh lebih cepat dibandingkan orang lain di meja makan.

Bahkan, saat orang lain baru menyelesaikan setengah porsi, si pemakan cepat mungkin sudah membersihkan piringnya. Lantas, seperti apa kepribadian orang yang memiliki kebiasaan makan cepat? Berikut penjelasannya:

1. Ambisius dan berorientasi pada tujuan

Menurut pakar perilaku makanan asal Los Angeles, Juliet Boghossian, orang yang makan cepat umumnya memiliki dorongan kuat untuk mencapai target.

Mereka cenderung fokus pada hasil dan tidak suka membuang waktu. Dalam kehidupan sehari-hari, karakter ini sering terlihat dari cara mereka menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan efisien.

Orang dengan kebiasaan makan cepat biasanya memiliki daftar agenda yang padat dan selalu berusaha bergerak dari satu tugas ke tugas berikutnya tanpa banyak jeda.

2. Menyukai efisiensi

Bagi sebagian orang, waktu makan adalah momen untuk bersantai. Namun, bagi pemakan cepat, makan sering kali dianggap sebagai aktivitas yang perlu diselesaikan agar bisa segera beralih ke kegiatan lain.

Mereka menyukai segala sesuatu yang praktis dan efisien. Karakter ini membuat mereka mampu mengelola waktu dengan baik, terutama ketika menghadapi banyak tanggung jawab sekaligus.

Tidak heran jika kebiasaan makan cepat kerap ditemukan pada individu yang aktif dan produktif.

3. Terbuka terhadap pengalaman baru

Mengutip Wolipop, selain ambisius, pemakan cepat juga disebut memiliki kecenderungan lebih terbuka terhadap berbagai pengalaman baru.

Boghossian menjelaskan bahwa kecepatan seseorang saat makan dapat mencerminkan cara mereka menjalani hidup. Orang yang bergerak cepat saat makan sering kali memiliki semangat yang sama dalam menghadapi berbagai kesempatan dan tantangan.

Mereka umumnya tidak ragu mencoba hal-hal baru, baik dalam pekerjaan, hobi, maupun pengalaman hidup lainnya.

4. Berani mengambil risiko

Keterbukaan terhadap pengalaman baru sering berjalan beriringan dengan keberanian mengambil risiko.

Orang yang makan cepat cenderung tidak terlalu lama menimbang-nimbang keputusan. Mereka lebih memilih bertindak dan belajar dari pengalaman yang dijalani.

Sifat ini bisa menjadi keunggulan dalam situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Namun, di sisi lain, mereka juga perlu memastikan setiap langkah tetap dipertimbangkan secara matang.

5. Cenderung kurang sabar

Di balik berbagai karakter positif tersebut, ada satu sifat yang juga kerap dikaitkan dengan pemakan cepat, yakni kurang sabar.

Karena terbiasa bergerak cepat dan ingin segera mencapai tujuan, mereka terkadang merasa frustrasi ketika sesuatu berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

Hal ini dapat terlihat dalam situasi sehari-hari, seperti menunggu antrean, menghadapi proses yang panjang, atau bekerja bersama orang yang memiliki ritme lebih lambat.

Jangan abaikan dampaknya pada kesehatan

Meski makan cepat tidak selalu menjadi masalah, para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan ini perlu diperhatikan.

Sejumlah penelitian menunjukkan makan terlalu cepat dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Saat makan terburu-buru, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak sehingga seseorang berpotensi mengonsumsi makanan lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Karena itu, meski memiliki kepribadian yang ambisius, produktif, dan berorientasi pada tujuan, tidak ada salahnya meluangkan sedikit lebih banyak waktu saat makan. Selain membantu menikmati makanan dengan lebih baik, kebiasaan tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Baca selengkapnya di sini

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK