Suka Pajang Barang? Ini 6 Kepribadian yang Terbaca dari Kebiasaanmu
Ada orang yang suka membiarkan kamarnya polos dan rapi tanpa banyak barang. Tapi, ada juga yang justru merasa ruangnya lebih hidup ketika dipenuhi foto, buku, poster, boneka, suvenir, tiket konser, atau benda-benda kecil yang penuh kenangan.
Sebenarnya, bagaimana kepribadian orang yang suka memajang barang-barang di rumah?
Kebiasaan memajang barang memang tidak bisa langsung dipakai untuk menilai atau mendiagnosis kepribadian seseorang. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan jenis barang yang dipajang, cara seseorang menata ruang, hingga citra diri yang ingin ditampilkan.
Lantas, orang yang suka memajang barang biasanya menggambarkan pribadi seperti apa?
1. Ekspresif dan ingin ruangnya mencerminkan diri
Orang yang suka memajang barang personal biasanya ingin ruangnya terasa dekat dengan dirinya. Benda yang dipajang bisa menunjukkan minat, hobi, pengalaman, atau hal-hal yang dianggap penting.
Mengutip dari studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, ruang pribadi seperti kamar dan kantor dapat memberi petunjuk tentang kepribadian seseorang.
Barang di kamar atau meja kerja bisa menjadi isyarat kecil tentang siapa pemiliknya. Misalnya, poster band favorit, koleksi buku, foto perjalanan, atau karya seni bisa memperlihatkan sisi ekspresif seseorang.
2. Terbuka pada pengalaman baru
Kepribadian orang yang suka memajang barang-barang di rumah selanjutnya adalah terbuka pada pengalaman baru.
Jika barang yang dipajang berkaitan dengan seni, musik, buku, perjalanan, atau koleksi unik, hal itu bisa menggambarkan pribadi yang terbuka pada pengalaman.
Dalam studi Gosling, pengamat dapat menilai sebagian sifat seseorang dari ruang personalnya, termasuk sifat openness to experience atau keterbukaan pada pengalaman.
Orang dengan kecenderungan ini biasanya suka mengeksplorasi hal baru, tertarik pada ide berbeda, dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Barang-barang yang dipajang pun sering menjadi jejak dari pengalaman atau minat yang beragam.
3. Hangat dan sentimental
Tidak semua barang dipajang karena estetik. Ada juga benda yang disimpan karena punya nilai emosional, seperti foto keluarga, hadiah dari teman, boneka lama, tiket konser, surat, atau souvenir dari perjalanan tertentu.
Studi bertajuk "Inferences of Personality Traits from Bedroom Objects" yang dipublikasikan dalam jurnal Procedia - Social and Behavioral Sciences membagi benda di kamar menjadi dua kategori, yakni benda fungsional dan benda simbolik. Benda simbolik, seperti foto atau benda kenangan, lebih sering dikaitkan dengan kesan hangat, ramah, dan mudah didekati.
Jadi, orang yang suka memajang barang penuh memori bisa terlihat sebagai pribadi yang sentimental, menghargai hubungan, dan punya ikatan emosional kuat dengan pengalaman tertentu.
Simak kepribadian orang yang suka memajang barang di halaman berikutnya..