Gejala Alergi Susu Sapi pada Anak Bisa Berbeda-beda, Kenali Tandanya
Alergi susu sapi pada anak tidak selalu mudah dikenali. Gejalanya dapat muncul pada saluran pencernaan, kulit, hingga saluran pernapasan. Bahkan, dua anak dalam satu keluarga yang sama-sama mengalami alergi susu sapi bisa menunjukkan keluhan yang berbeda.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi, Molly Dumakuri Oktarina, Sp.A(K), mengatakan gejala alergi susu sapi sangat beragam dan kerap tumpang tindih dengan gangguan kesehatan lain.
"Setiap anak pasti berbeda. Bahkan kakak dan adik yang sama-sama mengalami alergi susu sapi bisa punya gejala yang berbeda," kata Molly dalam acara jelang World Allergy Week 2026 bersama Sarihusada di Jakarta, Kamis (11/6).
Menurut Molly, gejala alergi susu sapi paling sering muncul pada saluran pencernaan dan kulit. Namun, sebagian anak juga dapat mengalami gangguan pada saluran pernapasan.
Berikut beberapa gejala alergi susu sapi yang perlu diwaspadai orang tua:
1. Gangguan pada saluran pencernaan
Sekitar 50-60 persen anak dengan alergi susu sapi mengalami keluhan pada saluran pencernaan. Gejalanya dapat berupa kolik, konstipasi, muntah, hingga diare.
2. Keluhan pada kulit
Gejala pada kulit juga ditemukan pada sekitar 50-60 persen kasus. Keluhannya bisa berupa ruam kemerahan, bentol yang disertai gatal, hingga pembengkakan pada bibir atau kelopak mata.
3. Gangguan pada saluran pernapasan
Sekitar 20-30 persen anak dengan alergi susu sapi mengalami gangguan pada saluran pernapasan. Gejalanya dapat berupa pilek alergi, batuk kronis, atau napas berbunyi (wheezing).