Kecap Manis Ternyata Mengandung Natrium, Aman Dikonsumsi?
Kecap manis menjadi pelengkap favorit berbagai hidangan, mulai dari nasi goreng, sate, bakso, hingga aneka tumisan. Rasanya yang manis membuat banyak orang merasa lebih aman mengonsumsinya dibandingkan garam atau kecap asin.
Padahal, di balik rasa manis tersebut, kecap manis tetap mengandung natrium yang perlu diperhatikan jumlahnya.
Natrium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, mendukung fungsi saraf, serta membantu kerja otot. Namun, konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular.
Natrium tidak hanya berasal dari garam
Saat membicarakan hipertensi atau tekanan darah tinggi, banyak orang langsung mengaitkannya dengan konsumsi garam. Padahal, asupan natrium juga dapat berasal dari berbagai bumbu dan kondimen yang digunakan sehari-hari.
Sebuah studi berjudul Determinants of High-Sodium Food Intake Among Patients with Hypertension in Indonesia menyebutkan bahwa natrium tidak hanya berasal dari garam meja, tetapi juga dari berbagai bumbu dan penyedap yang ditambahkan selama proses memasak.
Kecap manis menjadi salah satu contoh yang dekat dengan pola makan masyarakat Indonesia. Meski memiliki rasa dominan manis, kecap tetap dibuat menggunakan garam dan melalui proses fermentasi yang menghasilkan kandungan natrium.
Rasa manis pada kecap sering kali membuat orang lupa bahwa produk ini juga memiliki karakter asin. Gula yang ditambahkan dapat menyamarkan rasa asin tersebut sehingga kandungan natriumnya tidak terlalu terasa di lidah.
Kondisi ini dikenal sebagai hidden sodium atau natrium tersembunyi, yakni natrium yang terkandung dalam makanan tetapi tidak mudah dikenali melalui rasa.
Tak hanya itu, penelitian Sodium Content in Sauces: A Major Contributor of Sodium Intake in Malaysia menemukan bahwa saus berbasis kedelai, termasuk kecap dan soy sauce, merupakan salah satu penyumbang utama asupan natrium dalam pola makan masyarakat.
Hubungannya dengan hipertensi
Kaitan antara natrium dan tekanan darah tinggi telah lama dibuktikan melalui berbagai penelitian.
Sebuah kajian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa pengurangan asupan natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Dampak ini terutama terlihat pada individu yang telah mengalami hipertensi.
Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa membatasi konsumsi natrium hingga kurang dari 2 gram per hari, atau setara dengan kurang dari 5 gram garam per hari.
Meski demikian, kecap manis tidak harus dihindari sepenuhnya. Produk ini tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari selama dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Hal yang perlu diperhatikan bukan hanya satu sendok kecap, melainkan total asupan natrium yang berasal dari berbagai sumber makanan dan bumbu sepanjang hari. Jika dikonsumsi berlebihan dan terus-menerus, akumulasi natrium tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan kesehatan lainnya.
(anm/tis)