Kazakhstan dan Uzbekistan Bebas Visa buat WNI, Berapa Jam Penerbangan?

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 06:00 WIB
Masjid agung Po-i-Kalyan, salah satu daya tarik wisata di Uzbekistan(Istockphoto/Vershinin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi pemegang paspor Indonesia yang ingin menjelajahi Asia Tengah, Kazakhstan dan Uzbekistan bisa menjadi pilihan karena keduanya memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI (Warga Negara Indonesia).

Untuk Kazakhstan, WNI dapat masuk tanpa visa dengan masa tinggal hingga 30 hari dalam setiap kunjungan. Sementara itu, Uzbekistan juga memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI untuk kunjungan singkat maksimal 30 hari.

Kebijakan bebas visa Uzbekistan tersebut berlaku sejak 2018 dan mencakup pemegang paspor biasa, dinas, maupun diplomatik. Selain itu, pastikan paspor masih memenuhi masa berlaku yang telah ditentukan.

Dari Jakarta, perjalanan menuju kedua negara tersebut membutuhkan penerbangan lanjutan karena belum tersedia penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Untuk menuju Kazakhstan melalui Almaty International Airport (ALA), waktu penerbangan sekitar 10 jam 5 menit hingga 17 jam 25 menit, tergantung titik transit.

Sementara penerbangan dari CGK menuju Tashkent International Airport (TAS), Uzbekistan, membutuhkan sekitar 10 jam 10 menit hingga 16 jam 40 menit. Durasi tersebut merupakan waktu terbang dan belum termasuk waktu transit.

Setibanya di Kazakhstan, wisatawan dapat mengunjungi Charyn Canyon yang terkenal dengan tebing-tebing merah dan lembah yang kerap dibandingkan dengan Grand Canyon.

Ada juga Kolsai Lakes yang berada di kawasan pegunungan dengan danau berair jernih dan hutan konifer. Destinasi populer lainnya adalah Lake Kaindy, yang dikenal dengan pemandangan batang pohon yang tumbuh dari permukaan danau.

Sementara di Uzbekistan, ada Registan Square di Samarkand, salah satu kawasan bersejarah yang menjadi ikon kota tersebut. Perjalanan dapat dilanjutkan ke Ichan-Kala di Khiva, kawasan kota tua yang menjadi bagian dari warisan budaya Uzbekistan.

Ada pula Bukhara, kota bersejarah berusia lebih dari 2.500 tahun di Uzbekistan yang memiliki sejumlah bangunan peninggalan Islam dan pusat sejarah yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.

(dsd/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK