Ini 7 Bahaya Duduk Terlalu Lama, Obesitas hingga Picu Kanker

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jul 2026 08:36 WIB
Ada beberapa bahaya duduk terlalu lama.
Ilustrasi. Ada beberapa bahaya duduk terlalu lama. (Istockphoto/skynesher)

4. Kecemasan dan depresi

Kurangnya aktivitas fisik saling berkaitan dengan masalah mental seperti kecemasan. Hal ini dibuktikan dalam sebuah tinjauan yang dipublikasikan dalam BMC Public Health.

"Temuan dari tinjauan kami menunjukkan bahwa menghabiskan waktu lama dalam sehari dengan duduk dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan," ujar penulis utama Megan Teychenne, mengutip Psychology Today.

Kecemasan dapat menguras energi dan mengurangi motivasi seseorang untuk bergerak. Semakin tidak aktif seseorang, maka semakin besar kemungkinan mereka akan mengalami kecemasan dan depresi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Penyakit jantung

Ini juga bukan rahasia lagi. Duduk terlalu lama bisa berdampak terhadap kesehatan jantung.

Menukil The Harvard Gazette, sebuah studi menunjukkan, gaya hidup sedentari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan di antara mereka yang rutin berolahraga sekalipun.

Salah satunya adalah risiko gagal jantung dan kematian akibat kejadian kardiovaskular yang meningkat 40-60 persen saat seseorang kurang gerak atau tidak beraktivitas fisik lebih dari 10,6 jam per hari.

"Risiko gaya hidup sedentari tetap ada bahkan pada orang yang aktif secara fisik," ujar penulis utama studi dan ahli kardiologi Ezimamaka Ajufo.

6. Diabetes

Studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan, kurang gerak juga bisa meningkatkan risiko diabetes.

Namun, mengutip Harvard Health Publishing, tak diketahui pasti bagaimana aktivitas duduk berlebih dapat memicu diabetes. Hanya saja, para ahli sepakat bahwa hal ini terjadi lantaran efek metabolisme gula dan lemak yang terganggu saat terlalu sering duduk.

"Keduanya [metabolisme gula dan lemak] memengaruhi risiko seseorang terkena diabetes dan penyakit jantung," ujar ahli kedokteran Harvard Medical School, I-Min Lee.

7. Masalah pembuluh darah

Duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan varises. Pasalnya, duduk membuat darah menumpuk di kaki.

Meski tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus, varises dapat menyebabkan pembekuan darah.

Selain itu, duduk terlalu lama juga dapat trombosis vena dalam (DVT). Kondisi ini merujuk pada gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh vena kaki.

DVT adalah masalah serius. Jika sebagian gumpalan darah itu terlepas dan bergerak, maka aliran darah ke bagian tubuh lain ikut terputus, termasuk paru-paru yang dapat menyebabkan emboli baru.

Manusia di zaman kiwari mungkin tak bisa menghindari aktivitas duduk dalam waktu lama. Namun, dengan memahami bahaya duduk terlalu lama di atas, Anda bisa menentukan cara-cara sederhana untuk mengimbanginya.

Misalnya, luangkan waktu singkat untuk bergerak ringan setelah duduk sekitar 30 menit. Lakukan secara rutin dan perlahan bahaya-bahaya yang mengancam akibat duduk lama bisa berkurang.

(asr) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2