Pria Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Sperma Encer

CNN Indonesia
Rabu, 22 Jul 2026 23:30 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa penyebab sperma encer. (iStockphoto/Diy13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perubahan pada kondisi sperma sering kali memunculkan pertanyaan, terutama jika teksturnya tampak lebih encer dari biasanya. Meskipun tidak selalu menandakan adanya gangguan kesehatan, perubahan ini tetap perlu diperhatikan karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Memangnya, apa saja penyebab sperma encer yang perlu diketahui?

Pada umumnya, sperma memiliki tekstur yang kental dan berwarna putih keabu-abuan. Namun, kekentalan sperma dapat berubah karena berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu.

Dalam beberapa kasus, sperma yang lebih encer hanya bersifat sementara dan akan kembali normal tanpa pengobatan. Akan tetapi, jika kondisi ini berlangsung lama atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.

Penyebab sperma encer

Dikutip dari Medical News Today, berikut penyebab sperma encer pada pria, beserta tanda-tandanya.

1. Jumlah sperma rendah

Salah satu penyebab utama sperma encer adalah jumlah sperma yang lebih sedikit dari normal atau dikenal sebagai oligospermia. Menurut World Health Organization (WHO), kondisi ini terjadi ketika jumlah sperma kurang dari 15 juta per mililiter cairan semen.

Jumlah sperma yang rendah memang dapat menurunkan peluang kehamilan, tetapi tidak selalu berarti seseorang mengalami infertilitas.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari gangguan hormon, infeksi, paparan bahan kimia berbahaya, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, obesitas, hingga efek samping obat-obatan tertentu.

2. Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis. Kondisi ini dapat mengganggu produksi sperma dan menurunkan kualitas air mani pada sebagian pria.

Meski tidak semua penderita varikokel mengalami gangguan kesuburan, kondisi ini cukup sering ditemukan pada pria yang menjalani pemeriksaan fertilitas. Varikokel dapat terjadi pada satu atau kedua sisi skrotum dan terkadang tidak menimbulkan gejala.

3. Terlalu sering ejakulasi

Frekuensi ejakulasi yang sangat sering juga dapat menyebabkan sperma tampak lebih encer. Hal ini terjadi karena tubuh membutuhkan waktu untuk memproduksi kembali air mani dan sperma dalam jumlah optimal.

Jika seseorang melakukan masturbasi atau berhubungan seksual beberapa kali dalam sehari, volume dan konsentrasi sperma dapat menurun sementara. Umumnya, kondisi ini akan membaik setelah memberikan jeda beberapa hari.

4. Ejakulasi retrograd

Ejakulasi retrograd adalah kondisi ketika air mani mengalir ke kandung kemih, bukan keluar melalui penis saat ejakulasi. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada otot sfingter kandung kemih.

Akibatnya, jumlah air manis yang keluar menjadi lebih sedikit dan terlihat lebih encer dibandingkan biasanya.

5. Kekurangan zinc

Zinc merupakan mineral penting yang berperan dalam produksi sperma, pembentukan DNA, sistem imun, dan fungsi reproduksi pria. Kekurangan zinc dapat memengaruhi kualitas air mani, termasuk membuat sperma menjadi lebih encer.

Untuk memenuhi kebutuhan zinc, konsumsilah makanan seperti tiram, daging merah, ayam, makanan laut, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu, dan aneka polong-polongan.

Tanda-tanda sperma encer

Ilustrasi. Ada beberapa penyebab sperma encer yang perlu diketahui pria. (Thinkstock/Sashkinw)

Berikut beberapa tanda yang dapat menunjukkan sperma lebih encer dari kondisi normal:

- tekstur air mani tampak lebih cair dan tidak kental setelah ejakulasi,
- warna sperma terlihat lebih bening atau transparan,
- volume air mani yang keluar lebih sedikit dari biasanya,
- sperma cepat mencair setelah dikeluarkan,
- kondisi terjadi berulang dalam waktu yang lama,
- kesulitan memperoleh keturunan meski telah rutin berhubungan tanpa kontrasepsi.

Sperma encer umumnya bukan kondisi yang berbahaya dan sering kali hanya bersifat sementara. Namun, jika terjadi secara terus-menerus, pemeriksaan medis diperlukan agar penanganan yang tepat dapat segera dilakukan serta kesehatan reproduksi tetap terjaga.

(gas/asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK