5 Manfaat Pistachio, Kacang Viral di Balik Tren Dubai Chocolate

CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 14:30 WIB
Ilustrasi. Kacang pistachio punya banyak manfaat buat tubuh. (Platus/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pistachio sedang ada di mana-mana. Mulai dari Dubai chocolate, chewy cookies, kunafa, gelato, hingga latte berwarna hijau pucat, kacang asal Timur Tengah ini semakin sering hadir dalam berbagai kreasi makanan dan minuman.

Popularitasnya memang tak lepas dari tren Dubai chocolate yang sempat viral di media sosial. Sejak itu, banyak pelaku industri kuliner menghadirkan aneka olahan berbahan dasar pistachio karena cita rasanya yang gurih, sedikit manis, dan memiliki tekstur khas.

Di balik popularitasnya, pistachio ternyata bukan sekadar pemanis menu. Sejumlah penelitian menunjukkan kacang ini mengandung berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan.

Lantas, apa saja manfaat pistachio?

Pistachio (Pistacia vera L.) merupakan kacang pohon yang berasal dari Asia Barat dan Timur Tengah. Dibandingkan banyak jenis kacang lainnya, pistachio kaya akan protein nabati, serat, lemak tak jenuh, vitamin B6, kalium, magnesium, serta berbagai antioksidan. Kombinasi nutrisi tersebut membuat pistachio banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan tubuh.

Berikut beberapa manfaat pistachio untuk tubuh:

1. Membantu menjaga kesehatan jantung

Salah satu manfaat pistachio yang paling banyak diteliti adalah kaitannya dengan kesehatan jantung. Sejumlah penelitian yang dipublikasikan di PubMed menunjukkan konsumsi pistachio secara rutin dikaitkan dengan perbaikan sejumlah faktor risiko penyakit kardiometabolik.

Mulai dari membantu menurunkan tekanan darah, gula darah puasa, hingga memperbaiki profil kolesterol. Meski demikian, para peneliti menegaskan masih diperlukan penelitian lanjutan untuk menentukan jumlah konsumsi yang paling optimal.

2. Membantu memperbaiki kadar kolesterol

Pistachio merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh. Sejumlah studi menemukan konsumsi pistachio dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol total dan LDL atau kolesterol 'jahat', sekaligus membantu meningkatkan kadar HDL yang dikenal sebagai kolesterol 'baik'.

Efek tersebut diduga berasal dari kombinasi lemak sehat, serat, dan senyawa antioksidan yang terkandung di dalamnya.

3. Kaya antioksidan

Warna hijau khas pistachio ternyata bukan hanya menarik dipandang. Mengutip jurnal Plants, pistachio mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, antosianin, lutein, dan zeaxanthin.

Senyawa-senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif, yakni kondisi ketika radikal bebas berlebih memicu kerusakan sel dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Selain itu, lutein dan zeaxanthin juga dikenal berperan dalam menjaga kesehatan mata.

4. Berpotensi membantu mengontrol gula darah

Konsumsi pistachio juga dikaitkan dengan penurunan kadar gula darah puasa serta kadar insulin pada sejumlah kelompok peserta penelitian. Mengganti camilan tinggi gula atau tinggi lemak jenuh dengan pistachio berpotensi membantu memperbaiki kontrol gula darah, terutama pada orang yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular.

5. Mengenyangkan tanpa otomatis menaikkan berat badan

Banyak orang menghindari kacang karena dianggap tinggi kalori. Namun, berbagai penelitian justru menunjukkan hasil yang berbeda.

Konsumsi pistachio sebagai bagian dari pola makan seimbang tidak terbukti meningkatkan berat badan, indeks massa tubuh (BMI), maupun lingkar pinggang secara signifikan. Kandungan protein dan seratnya juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga berpotensi mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan secara berlebihan.

Meski memiliki banyak manfaat, bukan berarti semua makanan atau minuman berbahan pistachio otomatis menyehatkan. Dubai chocolate, cookies, gelato, hingga minuman kekinian umumnya tetap mengandung tambahan gula, mentega, krim, atau cokelat dalam jumlah cukup tinggi.

Artinya, manfaat pistachio dapat tertutupi oleh tingginya kandungan kalori, gula, dan lemak jenuh dari bahan-bahan tersebut. Jika ingin memperoleh manfaat gizinya secara maksimal, pilihlah pistachio utuh tanpa tambahan gula atau garam berlebihan. Kacang ini bisa dinikmati sebagai camilan sehat, dicampurkan ke dalam salad, oatmeal, yogurt, maupun dijadikan taburan pada berbagai hidangan.

(anm/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK