Maskapai Ini Siapkan Penerbangan Khusus Berburu Gerhana Matahari Total

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 13:00 WIB
Ilustrasi fenomena Gerhana Matahari Total. (AFP/JOSH EDELSON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fenomena gerhana matahari total tidak terjadi setiap tahun, bahkan tidak setiap dekade. Tak heran jika masyarakat di seluruh dunia berbondong-bondong mencari cara terbaik untuk menyaksikan momen langka tersebut.

Peluang emas ini ditangkap oleh maskapai penerbangan asal Spanyol, Iberia. Maskapai tersebut meluncurkan penerbangan khusus pada 12 Agustus mendatang untuk memberikan pengalaman menyaksikan gerhana matahari total dari atas awan bagi para penumpang maupun pemirsa di seluruh dunia.

Pesawat dengan nomor penerbangan IB1473 dijadwalkan lepas landas dari Bandara Adolfo Suárez Madrid-Barajas pada pukul 18.45 waktu setempat. Nomor penerbangan ini merujuk pada tahun kelahiran astronom legendaris Nicolaus Copernicus.

Pesawat maskapai Iberia ini akan melintasi wilayah Provinsi Palencia sebelum akhirnya mendarat kembali di ibu kota Spanyol.

Mengutip Travel Tomorrow, pesawat akan terbang di ketinggian 10.000 meter di atas permukaan laut untuk meminimalisasi gangguan awan maupun atmosfer. Rute penerbangan ini pun telah dirancang secara khusus untuk memotong langsung jalur totality atau lintasan gerhana matahari total.

Penerbangan ini tidak hanya diisi oleh para pelancong, tetapi juga membawa rombongan peneliti dari proyek Shelios. Proyek ini dipimpin oleh Miquel Serra-Ricart, Direktur Ilmiah Light Bridges sekaligus peneliti di Instituto de Astrofísica de Canarias.

Para ilmuwan bakal memanfaatkan momen langka tersebut untuk meneliti korona matahari-lapisan terluar atmosfer matahari yang biasanya tidak terlihat akibat silau pancaran cahaya matahari.

Bagi masyarakat umum yang tidak berada di dalam pesawat, Iberia akan memanfaatkan teknologi satelit Starlink milik mereka untuk menyiarkan secara live streaming detik-detik terjadinya gerhana melalui akun media sosial resmi maskapai.

Seperti dilansir Time Out, siaran dari atas awan ini diproyeksikan bakal menyajikan pemandangan yang jauh lebih jernih dibandingkan pandangan dari darat.

Iberia bukan satu-satunya maskapai yang memanfaatkan fenomena langit ini. Maskapai Brussels Airlines sebelumnya juga telah mengumumkan layanan penerbangan serupa, meski tingkat penutupan matahari atau obscuration dari wilayah Belgia diperkirakan hanya mencapai sekitar 96 persen.

Gerhana matahari total terjadi ketika posisi Bulan sejajar berada persis di antara Bumi dan Matahari. Fenomena ini merupakan sebuah kebetulan kosmik yang sangat unik.

Meskipun ukuran Matahari sekitar 400 kali lebih besar daripada Bulan, jarak Matahari ke Bumi juga tepat 400 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bulan ke Bumi, sehingga kedua benda langit tersebut terlihat berukuran hampir sama dari permukaan Bumi.

Kemunculan fenomena ini menjadi momen istimewa bagi warga lokal, lantaran gerhana matahari total kali ini merupakan yang pertama kalinya dapat disaksikan secara langsung dari Semenanjung Iberia dalam kurun waktu 114 tahun terakhir.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK