Ternyata Ini 5 Alasan Maskapai Membatasi Berat Bagasi Kabin

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 10:30 WIB
Ternyata ada sejumlah alasan maskapai membatasi berat bagasi kabin, salah satunya untuk keamanan penumpang juga.
Ilustrasi. Ternyata ada sejumlah alasan maskapai membatasi berat bagasi kabin, salah satunya untuk keamanan penumpang juga. (iStockphoto/Rrrainbow)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pernahkah kamu terhambat masuk pesawat karena bagasi milikmu melebihi batas berat yang ditentukan? Sebenarnya, apa alasan maskapai membatasi berat bagasi kabin?

Saat bepergian dengan pesawat, penumpang tentu tidak bisa membawa barang tanpa batas. Setiap maskapai menetapkan aturan mengenai berat dan ukuran bagasi, baik bagasi kabin maupun bagasi tercatat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan maskapai membatasi berat bagasi

Aturan bagasi kabin bukan sekadar aturan untuk membatasi barang bawaan penumpang, tetapi berkaitan dengan keselamatan, keseimbangan pesawat, serta kelancaran operasional penerbangan. Ternyata, ini alasan mengapa beban bagasi harus dibatasi.

1. Pesawat memiliki batas berat maksimum

Mengutip Conde Nast Traveller, salah satu alasan maskapai membatasi berat bagasi kabin, yakni karena pesawat sendiri memiliki batas berat maksimum.

Setiap pesawat mempunyai batas berat lepas landas maksimum atau maximum take-off weight (MTOW). Batas ini mencakup berat pesawat, penumpang, kru, bahan bakar, makanan dan minuman, kargo, serta seluruh bagasi.

Sebelum pesawat berangkat, maskapai menghitung keseluruhan beban melalui dokumen seperti load sheet. Perhitungan ini memastikan berat pesawat tetap berada dalam batas yang ditentukan.

2. Keseimbangan pesawat harus terjaga

Bukan hanya jumlah berat yang diperhitungkan. Posisi barang dan penumpang juga memengaruhi keseimbangan pesawat. Distribusi beban yang tidak tepat dapat memengaruhi pengendalian pesawat saat lepas landas, terbang, maupun mendarat.

Oleh karena itu, bagasi dan kargo perlu ditempatkan dengan perhitungan tertentu agar pusat gravitasi pesawat tetap berada pada posisi yang aman.

3. Berat bagasi memengaruhi jumlah bahan bakar

Makin berat pesawat, makin besar energi yang dibutuhkan untuk menerbangkannya. Maskapai harus memperhitungkan berat bagasi ketika merencanakan kebutuhan bahan bakar.

Kondisi penerbangan juga dapat memengaruhi kapasitas beban. Cuaca buruk, rute panjang, suhu yang sangat panas, atau bandara di dataran tinggi dapat membuat kemampuan pesawat membawa beban menjadi lebih terbatas.

Dalam kondisi tertentu, sebagian bagasi bahkan dapat ditinggalkan dan dikirim menggunakan penerbangan berikutnya agar pesawat tetap dapat membawa bahan bakar yang diperlukan.

4. Bagasi kabin juga harus dibatasi

Natasha Heap melalui tulisannya di The Conversation mengatakan, bagasi kabin pun harus dibatasi.

Bagasi kabin memiliki batas berat dan ukuran karena harus disimpan di kompartemen atas atau di bawah kursi. Tas yang terlalu berat atau berukuran besar dapat menyulitkan proses penyimpanan.

Selain itu, barang yang terlalu berat di kompartemen atas dapat menjadi risiko ketika terjadi turbulensi. Karena alasan tersebut, batas bagasi kabin juga berkaitan dengan keselamatan penumpang dan kru.

5. Ukuran bagasi harus sesuai dengan pesawat

Selain berat, dimensi koper juga diperhatikan. Bagasi kabin harus dapat masuk ke kompartemen penyimpanan atau ruang di bawah kursi. Adapun bagasi tercatat harus dapat melewati pintu dan sistem pemuatan menuju ruang penyimpanan pesawat.

Karena jenis pesawat dan konfigurasi kabin berbeda, aturan ukuran bagasi antar maskapai juga dapat berbeda.

Mengapa aturan setiap maskapai berbeda?

Jika keselamatan menjadi satu-satunya pertimbangan, seharusnya semua maskapai dengan jenis pesawat yang sama memiliki aturan bagasi seragam. Namun, kenyataannya tidak demikian.

Maskapai mempunyai prosedur operasional, rute, jumlah penumpang, dan kebijakan bisnis yang berbeda. Maskapai berbiaya rendah juga sering mengenakan biaya tambahan untuk bagasi karena pendapatan dari layanan tambahan menjadi bagian dari model bisnis mereka.

Jadi, batas bagasi dibuat untuk menjaga keselamatan sekaligus membantu maskapai mengatur penerbangan secara efisien. Dengan mematuhi batas berat dan ukuran yang ditetapkan, penumpang ikut membantu memastikan proses penerbangan berjalan lebih aman dan lancar.

Itu dia sejumlah alasan maskapai membatasi berat bagasi kabin yang jarang diketahui orang. Jadi, jika hendak bepergian dengan pesawat, perhatikan kembali barang yang akan dibawa ke kabin.

(sac/rti)
placeholder