Ketahui Jenis-Jenis Magnesium dan Manfaatnya buat Tubuh

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 04:30 WIB
Ilustrasi. Ada banyak jenis magnesium dengan manfaat yang berbeda. Ketahui jenis-jenis mineral ini dan kegunaannya bagi tubuh. (iStockphoto/Doucefleur)
Jakarta, CNN Indonesia --

Magnesium merupakan salah satu mineral yang banyak tersedia dalam bentuk suplemen. Namun ternyata, ada banyak jenis magnesium dengan manfaat yang berbeda.

Ada jenis magnesium yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan magnesium, ada yang digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan, gangguan tidur, dan lainnya.

Karena itu, mengetahui kebutuhan tubuh dalam mengonsumsi magnesium sangat menentukan jenis yang dipilih.

Lantas, apa saja jenis magnesium dan kegunaannya? Berikut beberapa bentuk magnesium yang umum ditemukan dalam suplemen, dilansir dari laman Healthline.


1. Magnesium sitrat

Magnesium sitrat merupakan magnesium yang terikat dengan asam sitrat. Jenis ini relatif mudah diserap saluran pencernaan dan umum dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan magnesium.

Magnesium sitrat juga memiliki efek laksatif alami sehingga kerap digunakan untuk mengatasi sembelit.


2. Magnesium oksida

Ilustrasi jenis magnesium dan manfaatnya untuk tubuh. (Foto: iStockphoto/monticelllo)

Kandungan magnesium oksida adalah magnesium dan oksigen. Bentuk ini relatif kurang baik diserap saluran pencernaan sehingga bukan pilihan utama untuk meningkatkan kadar magnesium tubuh.

Magnesium oksida lebih sering digunakan untuk membantu meredakan nyeri ulu hati (heartburn), migrain, gangguan pencernaan, dan sembelit.


3. Magnesium klorida

Magnesium klorida mengandung klorin yang mudah diserap pencernaan. Karena itu, jenis ini dapat membantu memenuhi kebutuhan magnesium ketika kadar mineral dalam tubuh rendah.

Magnesium klorida sering tersedia dalam kapsul atau tablet untuk dikonsumsi, tetapi juga dapat menjadi bahan dalam produk topikal seperti losion dan salep untuk menenangkan kulit dan merilekskan otot yang nyeri.


4. Magnesium laktat

Magnesium laktat relatif mudah diserap dan dinilai lebih ringan bagi sistem pencernaan dibandingkan beberapa bentuk lainnya.

Terdapat studi yang mengungkapkan bahwa magnesium laktat dapat membantu mengobati stres dan kecemasan, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut.


5. Magnesium malat

Magnesium malat juga mudah diserap saluran pencernaan dan dapat membantu memenuhi kadar magnesium tubuh.

Magnesium malat adalah gabungan mineral magnesium dan asam malat yang berfungsi untuk meningkatkan energi, meredakan nyeri otot, serta mengurangi kelelahan kronis, dan terkadang digunakan untuk membantu mengatasi gejala fibromyalgia.


6. Magnesium taurat

Magnesium taurat mengandung asam amino taurin yang diketahui dapat mengatur kadar gula darah serta mendukung kestabilan tekanan darah.

Penelitian awal juga menunjukkan potensi manfaatnya bagi kesehatan jantung, tetapi bukti pada manusia masih terbatas.


7. Magnesium L-treonat

Magnesium L-treonat disebut memiliki potensi terhadap kesehatan otak. Penelitian pada hewan menunjukkan bentuk ini dapat meningkatkan konsentrasi magnesium di sel-sel otak.

Magnesium L-treonat juga diteliti untuk berbagai kondisi yang berkaitan dengan fungsi otak, termasuk depresi, Alzheimer, dan penurunan daya ingat.


8. Magnesium glisinat

Magnesium glisinat terbentuk dari magnesium dan asam amino glisin. Bentuk ini mudah diserap dan disebut memiliki sifat menenangkan. Magnesium glisinat kerap digunakan untuk mengatasi kecemasan, depresi, stres, dan insomnia.

Asam glisinat sendiri terdapat dalam banyak makanan kaya protein, seperti ikan, daging, susu, dan kacang-kacangan.


9. Magnesium orotat

Magnesium orotat mengandung asam orotat. Berbeda dari beberapa bentuk lainnya, magnesium orotat tidak memiliki efek pencahar yang kuat.

Penelitian awal menunjukkan potensinya dalam mendukung kesehatan jantung, meski buktinya masih terbatas. Magnesium ini populer di kalangan atlet dan penggemar kebugaran, serta penderita penyakit jantung.

Demikian jenis-jenis magnesium dan fungsinya pada tubuh. Meski tersedia dalam bentuk suplemen, tetapi pemenuhan magnesium dari makanan tetap sebaiknya diutamakan, seperti dari kacang-kacangan, sayuran hijau, biji-bijian, dan gandum utuh.

Jika mempertimbangkan suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan jenis dan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

(fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK