4 Penyebab Urin Berwarna Hijau, Perlu Periksa ke Dokter?
Warna urine bisa memberikan petunjuk akan kondisi tubuhmu. Bagaimana jika urine berwarna hijau? Rupanya ada beberapa penyebab urin berwarna hijau salah satunya karena konsumsi makanan tertentu.
Khawatir? Sudah pasti. Warna urine jadi salah satu cara tubuh mengkomunikasikan kondisinya. Saat warnanya tidak biasa, tentu saja langsung bikin overthinking.
Lihat Juga : |
Umumnya, urine berwarna kuning pucat atau lebih gelap tergantung kondisi hidrasi tubuh. Namun dalam kondisi tertentu, urine bisa berwarna kehijauan.
Penyebab urin berwarna hijau
Sah-sah saja kamu terkejut menemukan urine berwarna hijau atau hijau kekuningan. Namun yang perlu kamu ketahui, penyebabnya belu tentu penyakit atau infeksi.
1. Makanan
Saat menemukan urine berwarna hijau, ingat-ingat lagi tadi makanan apa yang kamu konsumsi. Warna hijau pada urine bisa disebabkan beberapa jenis makanan dan makanan yang diberi pewarna hijau atau biru.
Makanan yang membuat urine berwarna hijau antara lain,
- asparagus, makan asparagus dalam jumlah banyak membuat urine berwarna hijau ditambah ada aroma khas.
- blueberry, buah ini mengandung antosianin sehingga memberikan suntikan warna kehijauan pada urine.
- makanan dengan pewarna buatan
Tak perlu khawatir dengan perubahan warna urine akibat makanan. Urine akan kembali ke warna normal dalam waktu 24-48 jam.
2. Obat-obatan
Beberapa obat dapat jadi penyebab urin berwarna hijau. Melansir dari GoodRX, berikut obat-obatan yang dimaksud.
- Promethazine: antihistamin untuk mengobati alergi dan mual
- Cimetidin: antisida untuk refluks asam lambung (GERD) dan mulas
- Metoclopramide: obat antimual
- Amitriptyline: antidepresan untuk fibromyalgia
- Indometasin: obat antiinflamasi nonsteroid
- Propofol: anestesi untuk pembedahan
3. Pewarna dari prosedur medis
Jika kamu baru saja menjalani operasi atau tes kesehatan, bisa jadi ini penyebab urin berwarna hijau.
"Ahli urologi, misalnya, mungkin menggunakan pewarna untuk memeriksa cara kerja saluran kemih Anda. Saat diproses, warnanya bisa berubah menjadi hijau terang dan berpendar," kata ahli urologi Howard Goldman mengutip Cleveland Clinic.
Perubahan warna urine ini hanya berlangsung beberapa jam, lalu kembali normal.
4. Kondisi kesehatan tertentu
Perubahan warna urine jadi hijau bisa disebabkan masalah kesehatan tertentu. Kendati demikian, kamu juga perlu memperhatikan gejala lain sebab urine berwarna hijau bukan satu-satunya indikator penyakit.
- Infeksi saluran kencing
Infeksi saluran kencing (ISK) bisa memicu perubahan warna urine jadi kehijauan. Selain itu, gejala ISK antara lain, sensasi terbakar saat buang air kecil, lebih sering kencing, susah kencing, kencing berbau menyengat, nyeri pada panggul, punggung bawah, atau perut, serta demam atau meriang.
- Penyakit kuning obstruktif
Penyebab urin berwarna hijau bisa jadi penyakit kuning obstruktif. Kasus ini terbilang jarang terjadi. Warna hijau muncul akibat ada penyumbatan yang menghalangi aliran empedu.
Hal ini menyebabkan penyakit kuning obstruktif atau kondisi bilirubin (pigmen pada empedu) yang menumpuk di tubuh. Kondisi ini membuat warna urine semakin gelap dan beberapa kasus membuatnya berwarna hijau.
Gejala lain yang perlu diperhatikan seperti, kulit dan bagian putih mata berubah warna. Feses berwarna pucat atau seperti tanah liat.
(els)