Jakarta, CNN Indonesia -- Tradisi ziarah makam menjadi salah satu kegiatan yang masih dilakukan banyak umat Muslim untuk mengenang tokoh agama yang berjasa dalam penyebaran Islam.
Destinasi ziarah makam Wali Songo tersebar di sejumlah daerah di Pulau Jawa, mulai dari Demak, Kudus, dan Cirebon hingga Surabaya, Gresik, Tuban, dan Lamongan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap makam memiliki cerita sejarah, karakter bangunan, serta lingkungan yang berbeda sehingga perjalanan ziarah juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenal jejak perkembangan Islam di Jawa.
Melansir Kemenparekraf, ziarah Wali Songo termasuk salah satu bentuk wisata religi yang populer di Indonesia. Wali Songo sendiri merujuk pada sembilan tokoh yang dikenal memiliki peran dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa.
Karena lokasi makamnya tersebar di tiga provinsi, perjalanan menuju seluruh makam membutuhkan perencanaan rute yang cukup panjang.
Tradisi ziarah Wali Songo
Ziarah Wali Songo pada dasarnya dilakukan dengan mengunjungi makam para wali dan mendoakan mereka. Tradisi ini dapat dilakukan secara perorangan maupun bersama rombongan, baik dengan perjalanan mandiri maupun menggunakan jasa biro perjalanan.
Waktu pelaksanaannya juga tidak terpaku pada satu bulan tertentu. Sebagian masyarakat memilih bulan Sya'ban, Rabiul Awal, atau Muharram, sementara lainnya menyesuaikan dengan waktu dan kebutuhan masing-masing.
Destinasi ziarah makam Wali Songo
Jika ingin menelusuri jejak sembilan wali tersebut, berikut destinasi ziarah makam Wali Songo yang dapat dimasukkan dalam rencana perjalanan.
1. Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon
Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah merupakan salah satu tokoh Wali Songo yang menyebarkan Islam di wilayah Jawa Barat.
Makamnya berada di kawasan Astana, Kabupaten Cirebon, dan kompleksnya memiliki unsur arsitektur yang memperlihatkan percampuran budaya Jawa, Arab, dan Tiongkok. Area utama makam memiliki akses terbatas bagi masyarakat umum, sehingga peziarah biasanya berdoa dari kawasan yang diperbolehkan.
Alamat: Jl. Alun-Alun Ciledug No. 53, Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45151.
Rute: Dari pusat Kota Cirebon, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Gunungjati melalui jalur menuju Astana. Setelah memasuki kawasan Desa Astana, ikuti petunjuk menuju kompleks Makam Sunan Gunung Jati.
2. Makam Sunan Gresik, Gresik
Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai salah satu tokoh awal Wali Songo dalam penyebaran Islam di Jawa. Kompleks makamnya memiliki nisan dengan ukiran tulisan Arab dan menjadi salah satu tujuan wisata religi di Gresik.
Lokasinya juga cukup dekat dengan pusat kota sehingga relatif mudah dijangkau.
Alamat: Jl. Malik Ibrahim No. 52-62, Gapuro Sukolilo, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61119.
Rute: Dari Alun-Alun Gresik, arahkan kendaraan menuju Jalan Malik Ibrahim. Lokasi makam berada sekitar 200 meter dari kawasan alun-alun sehingga perjalanan dapat dilanjutkan mengikuti petunjuk menuju Gapuro Sukolilo.
3. Makam Sunan Muria, Kudus
Sunan Muria atau Raden Umar Said dikenal sebagai tokoh yang berdakwah kepada masyarakat di sekitar lereng Gunung Muria. Makamnya berada di kawasan Colo dan menjadi salah satu tujuan ziarah yang memiliki karakter berbeda karena lokasinya berada di kawasan pegunungan.
Peziarah perlu menempuh jalur menanjak dan sejumlah anak tangga untuk mencapai kompleks makam.
Alamat: Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59353. Data pendidikan pemerintah juga mencatat kompleks Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria berada di Desa Colo RT 06/RW 01.
Rute: Dari pusat Kota Kudus, ambil jalur Kudus-Colo menuju Kecamatan Dawe. Setelah memasuki Desa Colo, ikuti petunjuk menuju kawasan Masjid dan Makam Sunan Muria.
4. Makam Sunan Drajat, Lamongan
Sunan Drajat atau Raden Qosim merupakan putra Sunan Ampel yang dikenal menekankan pendidikan akhlak dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kompleks makamnya berada di Desa Drajat dan dilengkapi Museum Sunan Drajat yang menyimpan sejumlah peninggalan terkait tokoh tersebut. Kawasan ini juga menjadi salah satu tujuan wisata religi di Kabupaten Lamongan.
Alamat: Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, di kawasan Jl. Raya Dagan-Banjarwati.
Rute: Dari pusat Lamongan, arahkan kendaraan menuju Paciran melalui jalur pantura. Setelah sampai di kawasan Dagan-Banjarwati, ikuti petunjuk menuju Desa Drajat dan kompleks makam.
Baca destinasi ziarah makam Wali Songo di halaman berikutnya...
Destinasi Ziarah Makam Wali Songo
Destinasi ziarah makam Wali Songo. (Foto: CNNIndonesia/Farid)
5. Makam Sunan Kudus, Kudus
Makam Sunan Kudus menjadi salah satu destinasi ziarah yang menarik karena berada dalam satu kawasan dengan Masjid Menara Kudus. Sunan Kudus dikenal menggunakan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat dalam menyampaikan ajaran Islam.
Kompleks tersebut juga memperlihatkan peninggalan arsitektur yang menjadi salah satu ciri penting sejarah Islam di Jawa.
Alamat: Jl. Sunan Kudus No. 188, Pejaten, Kauman, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59316.
Rute: Dari pusat Kota Kudus, arahkan perjalanan menuju kawasan Kauman melalui Jalan Sunan Kudus. Kompleks makam berada di belakang Masjid Menara Kudus sehingga dapat dijadikan patokan utama.
6. Makam Sunan Ampel, Surabaya
Sunan Ampel merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan Islam di Jawa dan dikenal melalui ajaran moh limo. Makamnya berada di kawasan Ampel yang juga menjadi lingkungan wisata religi dengan Masjid Ampel sebagai salah satu bangunan penting di sekitarnya.
Kawasan ini menjadi salah satu titik ziarah yang ramai di Surabaya.
Alamat: Jl. Ampel Blumbang No. 2A, Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur 60151.
Rute: Dari pusat Kota Surabaya, arahkan perjalanan menuju kawasan Semampir dan Jalan Nyamplungan. Selanjutnya ikuti petunjuk menuju kawasan Ampel dan Masjid Ampel karena makam berada di kompleks yang sama.
7. Makam Sunan Giri, Gresik
Sunan Giri atau Raden Paku dikenal sebagai salah satu wali yang memiliki pengaruh luas dalam perkembangan Islam di Jawa. Kompleks makamnya berada di atas Bukit Giri Gajah dan memiliki bangunan berciri arsitektur Jawa, termasuk cungkup serta beberapa tingkat area menuju makam utama.
Situs ini juga telah ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Alamat: Dusun Giri Gajah, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Rute: Dari Alun-Alun Gresik, arahkan kendaraan ke barat daya menuju kawasan Giri. Perjalanan sekitar 3,7 kilometer dan dilanjutkan menuju Jalan Sunan Prapen hingga area kompleks makam.
8. Makam Sunan Bonang, Tuban
Sunan Bonang merupakan putra Sunan Ampel yang dikenal menggunakan seni, tembang, wayang, dan sastra dalam dakwahnya. Makamnya berada di pusat Kota Tuban dan lokasinya dekat dengan Masjid Agung Tuban.
Kawasan tersebut hingga kini menjadi salah satu tujuan wisata religi dan sejarah yang ramai didatangi peziarah.
Alamat: Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62311, di kawasan Jl. Bonang.
Rute: Dari pusat Kota Tuban, arahkan perjalanan menuju Masjid Agung Tuban dan Alun-Alun Tuban. Dari kawasan tersebut, makam berada sekitar 100 meter di sebelah barat Masjid Agung Tuban.
9. Makam Sunan Kalijaga, Demak
Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang menggunakan seni dan budaya Jawa sebagai bagian dari pendekatan dakwahnya. Kompleks makamnya berada di Kadilangu, Demak, dan menjadi tujuan wisata religi yang ramai pada berbagai momentum keagamaan maupun tradisi setempat.
Kawasan makam juga berada tidak jauh dari Masjid Sunan Kalijaga Kadilangu.
Alamat: Jl. Raden Sahid, Kadilangu, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah 59517.
Rute: Dari pusat Kota Demak, arahkan perjalanan menuju Kelurahan Kadilangu melalui Jalan Raden Sahid. Setelah memasuki kawasan Kadilangu, ikuti petunjuk menuju Masjid Sunan Kalijaga dan kompleks makam.
Demikian sembilan destinasi ziarah makam Wali Songo lengkap dengan alamat dan rutenya.