78 Penumpang Tak Boleh Naik Pesawat Gara-gara Pasokan Oksigen Kurang

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 15:00 WIB
Ilustrasi pesawat Malaysia Airlines. ( Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penerbangan Malaysia Airlines dari Chennai, India, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, mengalami keterlambatan sekitar dua jam akibat masalah pasokan oksigen di dalam pesawat.

Mengutip VN Express, insiden tersebut membuat 78 penumpang tidak diperbolehkan naik, meskipun mereka telah memesan tiket untuk penerbangan tersebut.

Penerbangan MH181 dijadwalkan berangkat pada 11 Oktober pukul 23.55 waktu setempat dengan membawa 178 penumpang. Namun, pesawat akhirnya lepas landas pada 12 Oktober pukul 02.20 dengan hanya 100 penumpang di dalamnya, menurut laporan The Times of India.

Sebelum proses keberangkatan, pilot melakukan pemeriksaan terhadap mesin dan sistem keselamatan pesawat. Dalam pemeriksaan tersebut, awak pesawat menemukan bahwa pasokan oksigen di dalam pesawat tidak mencukupi untuk seluruh penumpang, menurut laporan FTN News.

Dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan, pilot memutuskan untuk tidak melanjutkan penerbangan dengan jumlah penumpang sesuai rencana awal.

Setelah menemukan masalah tersebut, pihak maskapai berkonsultasi dengan teknisi pesawat dan tenaga ahli teknis untuk menentukan langkah selanjutnya.

Hasilnya, penerbangan hanya akan membawa 100 penumpang, sementara 78 penumpang lainnya akan diberangkatkan ke Kuala Lumpur menggunakan penerbangan alternatif.

Seratus penumpang yang diperbolehkan naik dipilih berdasarkan pemesanan mereka. Sementara itu, penumpang yang tidak mendapat tempat dalam penerbangan tersebut meminta agar tetap diberangkatkan menggunakan pesawat yang sama.

Petugas maskapai dan bandara kemudian berdiskusi dengan para penumpang serta memberikan jaminan bahwa pengaturan penerbangan alternatif akan disediakan. Sebanyak 78 penumpang tersebut kemudian ditempatkan di ruang tunggu penumpang Bandara Chennai.

Menurut keterangan petugas bandara, para penumpang yang terdampak akhirnya diberangkatkan ke Kuala Lumpur pada Senin menggunakan penerbangan AirAsia dan Malaysia Airlines.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, penyebab teknis kekurangan pasokan oksigen di dalam pesawat belum dijelaskan secara terperinci.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK