7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Harus Memaksa

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 22:00 WIB
Ilustrasi. Cara mengatasi anak susah belajar membaca yang bisa diterapkan orang tua di rumah. (Istockphoto/ Damircudic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Melihat anak kesulitan belajar membaca bisa membuat orang tua merasa khawatir, terutama ketika tertinggal dari teman seusianya.

Padahal, setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda dan membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhannya. Berikut cara mengatasi anak susah belajar membaca yang efektif.

Kesabaran, latihan rutin, dan metode yang sesuai dengan kebutuhan anak menjadi bekal penting dalam mengatasi kesulitan membaca.

Oleh karena itu, orang tua perlu memahami penyebab kesulitan anak sebelum menentukan metode belajar yang tepat.

Belajar membaca dapat dimulai melalui aktivitas sederhana yang menyenangkan dan mudah diterapkan setiap hari.

Cara mengatasi anak susah belajar membaca

Dilansir dari Toe by Toe, berikut cara mengatasi anak susah belajar membaca yang bisa diterapkan orang tua di rumah.

1. Sediakan tempat belajar yang nyaman

Lingkungan belajar yang tenang membantu anak lebih mudah berkonsentrasi saat membaca. Pilih sudut rumah dengan pencahayaan yang cukup, tempat duduk yang nyaman, serta minim gangguan dari televisi atau perangkat elektronik.

Orang tua juga dapat melibatkan anak dalam menyiapkan tempat belajar, misalnya dengan memilih buku atau perlengkapan favoritnya. Dengan begitu, anak dapat merasa lebih nyaman selama kegiatan membaca berlangsung.

2. Terapkan rutinitas membaca setiap hari

Latihan singkat yang dilakukan secara konsisten lebih mudah diterapkan daripada sesi belajar panjang yang tidak teratur. Luangkan waktu sekitar 15-20 menit setiap hari untuk membaca bersama anak.

Mulailah dengan membacakan cerita, kemudian ajak anak mengenali huruf atau mengeja kata sederhana. Sesuaikan durasi latihan dengan kondisi anak agar kegiatan belajar tidak terasa membebani.

3. Pilih buku sesuai kemampuan anak

Buku yang terlalu sulit dapat membuat anak cepat frustrasi dan kehilangan minat belajar. Sebaliknya, bacaan dengan kalimat pendek, huruf yang jelas, dan ilustrasi menarik dapat membantu anak memahami isi cerita secara bertahap.

Biarkan anak memilih buku berdasarkan minatnya, seperti cerita hewan, kendaraan, atau tokoh favorit. Membaca buku yang sama berulang kali juga dapat membantu anak mengenali kata dan meningkatkan kelancaran membaca.

4. Mulai dari pengenalan huruf dan bunyi

Kemampuan menghubungkan huruf dengan bunyinya merupakan dasar penting dalam belajar membaca. Karena itu, orang tua perlu melatih pengenalan huruf, pelafalan bunyi, dan penggabungan bunyi menjadi kata sederhana.

Gunakan kartu huruf, magnet alfabet, atau potongan kertas sebagai media latihan. Misalnya, ajak anak mengenali bunyi huruf b, u, dan k, lalu gabungkan menjadi kata "buku". Ulangi latihan secara bertahap tanpa memaksa anak menguasai semua materi sekaligus.

5. Buat belajar menyenangkan

Aktivitas membaca tidak harus selalu berlangsung dengan duduk dan membuka buku. Orang tua dapat menggunakan permainan kata, kartu bergambar, atau kegiatan mencari huruf di sekitar rumah untuk meningkatkan keterlibatan anak.

Selain itu, buku audio dapat menjadi pendamping belajar. Anak dapat mendengarkan cerita sambil mengikuti teks dalam buku sehingga lebih terbiasa mengenali kata dan memahami isi bacaan.

6. Berikan apresiasi atas kemajuan anak

Setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya menghargai kemajuan kecil, seperti keberhasilan mengenali huruf baru, mengeja kata sederhana, atau membaca satu kalimat secara mandiri.

Buatlah catatan perkembangan membaca untuk memantau kemampuan anak dari waktu ke waktu. Hindari membandingkan anak dengan saudara atau teman sebayanya. Apresiasi yang tulus dan dukungan positif dapat membantu anak mempertahankan motivasi belajar.

7. Bersabar dan hindari memaksa anak

Kesabaran merupakan bagian penting dalam menerapkan cara mengatasi anak susah belajar membaca. Hindari memarahi anak ketika salah mengeja atau membandingkannya dengan anak lain karena hal tersebut dapat membuatnya semakin takut belajar.

Berikan waktu bagi anak untuk mencoba, melakukan kesalahan, dan memperbaiki jawabannya. Jika anak menunjukkan tanda-tanda kesal atau frustrasi, istirahatlah sejenak dan lanjutkan ketika suasana hati sudah lebih baik.

Cara mengatasi anak susah belajar membaca membutuhkan latihan yang konsisten, metode yang sesuai, dan dukungan positif dari orang tua.

Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat mengembangkan kemampuan membaca secara bertahap tanpa merasa tertekan.

(gas/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK