7 Pelajaran dari Generasi Baby Boomers yang Ternyata Berharga

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Okt 2026 07:10 WIB
Ilustrasi. Sering dijadikan bahan candaan, ternyata ada sejumlah pelajaran dari generasi Baby Boomers yang masih relevan dengan masa kini dan bisa kita petik. (Istockphoto/jacoblund)
Jakarta, CNN Indonesia --

Generasi Baby Boomers kerap jadi bahan candaan atau ejekan karena dianggap kolot atau sulit mengikuti perubahan zaman. Namun di balik itu semua, ternyata ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari generasi ini.

Mulai dari cara mendengarkan hingga menghargai sesuatu, sikap sederhana yang baik ini masih relevan di tengah kehidupan modern. Berikut ini beberapa pelajaran dari generasi Baby Boomers yang patut dipertimbangkan.

1. Mendengarkan sebelum menanggapi

Dahulu, kebiasaan orang tua yang lebih banyak diam mungkin terasa seperti tidak peduli. Namun, mendengarkan tanpa memotong pembicaraan adalah bentuk perhatian yang berharga.

Menurut Cottonwood Psychology, dengan memberi ruang bagi orang lain untuk menyelesaikan cerita, kita menunjukkan pendapat dan perasaan mereka layak dihargai. Keterampilan ini berguna di rumah, lingkup pertemanan, ataupun tempat kerja.

2. Merawat barang biar lebih awet

Sebagian orang tua masih memakai jaket lama atau peralatan rumah tangga yang sudah bertahun-tahun digunakan.

Mereka terbiasa memperbaiki barang yang rusak sebelum memutuskan membeli pengganti. Kebiasaan ini tumbuh dari rasa menghargai apa yang dimiliki.

Di tengah budaya belanja cepat berkat teknologi daring, prinsip ini mengajak kita berpikir sebelum membuang atau membeli barang baru.

3. Tetap bekerja saat kondisi sedang sulit

Banyak generasi Baby Boomers bertahan dalam pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun. Ini menunjukkan bahwa rasa lelah, bosan, atau kecewa tidak selalu berarti seseorang harus langsung menyerah atau resign.

Tentu saja, bukan berarti kita harus bertahan dalam lingkungan kerja yang toksik. Pelajarannya, yaitu membedakan masa sulit yang masih bisa dilalui dan situasi yang memang perlu ditinggalkan.

4. Jadi sosok mandiri

Mengutip Your Tango, hal yang paling membahagiakan dari membangun suatu hubungan, yakni menjadi orang yang independen. Seseorang tak harus selalu dalam suatu hubungan untuk merasa aman.

Memiliki penghasilan, minat, tujuan, dan kehidupan pribadi membantu seseorang membuat pilihan dengan lebih leluasa.

Selain itu, kemandirian memungkinkan seseorang menjalin hubungan karena kasih sayang dan kecocokan, bukan semata-mata karena bergantung pada pasangan.

5. Belajar mencintai diri sendiri

Sebelum mampu membangun hubungan yang baik, seseorang perlu belajar memahami dirinya sendiri. Mengenali kebutuhan dan kekurangan dapat membantu kita bersikap lebih jujur serta tidak melimpahkan seluruh tanggung jawab kebahagiaan kepada orang lain.

6. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian

Mengutip Bolde, pada masa kecilnya, Gen X dan Milenial sering diajarkan untuk mengerjakan tugas sebelum menonton televisi atau menyelesaikan pekerjaan sebelum berlibur. Kebiasaan menunda kesenangan ini melatih disiplin dan membantu kita tetap fokus pada tujuan jangka panjang.

Bukan berarti hidup harus selalu mendahulukan pekerjaan. Namun, menyelesaikan tanggung jawab terlebih dahulu dapat membuat waktu bersantai terasa lebih tenang.

7. Menghormati orang lain, apa pun kedudukannya

Generasi Baby Boomers biasanya suka dibilang gila hormat. Namun tak sedikit dari generasi tersebut yang memberikan contoh baik perihal menghormati orang lain, apa pun kedudukannya, tak harus dari yang muda kepada yang lebih tua.

Nilai itu makin bermakna ketika disertai pemahaman rasa hormat seharusnya berlaku dua arah. Menghormati orang lain bisa dengan cara orang memperlakukan sesama, menepati janji, dan bertanggung jawab.

Dengan begitu, rasa hormat tidak hanya menjadi tuntutan, tetapi tumbuh dari sikap yang ditunjukkan.

Memang, tidak semua kebiasaan lama cocok diterapkan begitu saja. Dari generasi Baby Boomers, kita bisa buang yang 'kolot' dan mempertahankan nilai-nilai berharga yang masih relevan dengan zaman modern.

(rti)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK