Jejak Jalur Trem Batavia, Merunut Transportasi Jakarta Dulu dan Kini

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 08:50 WIB
Jejak Jalur Trem Batavia, Merunut Transportasi Jakarta Dulu dan Kini
Pemandangan ketika merasakan pengalaman mengikuti walking tour Rute Jakarta Transportation Story, Kamis (22/10). (CNN Indonesia/Dena Sari Dewi)

Salah satu titik penting dalam tur ini adalah Stasiun Jakarta Kota, yang juga dikenal dengan nama Stasiun Beos.

Sebelum stasiun yang sekarang berdiri, kawasan tersebut memiliki dua stasiun yang melayani jaringan kereta berbeda. Untuk menyatukan pelayanan, dibangun stasiun baru yang dirancang oleh arsitek Belanda Frans Johan Louwrens Ghijsels melalui biro arsitektur Algemeen Ingenieurs- en Architectenbureau (AIA).

"Frans adalah salah satu arsitek terkenal di Belanda, dan ternyata ia lahir di Tulungagung," ujar Liani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan stasiun dimulai pada 1914 dan bangunan tersebut diresmikan pada 8 Oktober 1929. Hingga kini, Stasiun Jakarta Kota masih beroperasi dan menjadi salah satu simpul transportasi penting di ibu kota.

Di kawasan stasiun, peserta juga mendapat penjelasan mengenai sejarah becak dan bajaj, dua kendaraan yang pernah menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Jakarta. Liani menjelaskan, sejarah becak berkaitan dengan kendaraan roda tiga yang dikenal sebagai jinrikisha atau becak tarik di Jepang.

"Becak awalnya berasal dari misionaris Amerika Serikat yang tinggal di Jepang. Ia kemudian merancang kendaraan untuk bisa membawa istrinya yang saat itu berkebutuhan khusus. Lalu ia membuat kendaraan seperti gerobak yang bisa ditarik dengan tenaganya sendiri," kata Liani.

Kendaraan tersebut kemudian dikenal dengan nama jinrikisha. Hingga kini, kendaraan sejenis masih dapat dijumpai di Jepang, termasuk sebagai salah satu atraksi wisata.

Di Jakarta, becak mulai dikenal pada 1930. Kendaraan ini disebut dikembangkan oleh seorang pemilik toko sepeda di Makassar bernama Seiko-san, yang memanfaatkan sepeda lama dan memodifikasinya menjadi kendaraan roda tiga.

Sementara itu, bajaj mulai masuk ke Jakarta pada 1975 sebagai salah satu alternatif kendaraan untuk mendukung mobilitas warga. Namanya berasal dari Bajaj Auto, perusahaan otomotif asal India yang memproduksi kendaraan roda tiga tersebut.

Perkembangan Transportasi Modern

Rangkaian tur ditutup dengan memasuki bagian dalam Stasiun Jakarta Kota. Di area ini, peserta dapat melihat galeri MRT yang menyajikan informasi mengenai perkembangan transportasi modern di Jakarta.

Galeri tersebut juga menampilkan temuan arkeologi dari proyek pembangunan MRT Jakarta. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan mobilitas masa kini, tetapi juga bersinggungan dengan upaya mengenali dan menjaga peninggalan sejarah.

Melalui rute Jakarta Transportasi Story, peserta diajak melihat perubahan moda transportasi dari masa ke masa. Mulai dari trem yang melintasi Batavia, kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah, hingga bus dan MRT yang menjadi bagian dari sistem transportasi modern Jakarta.

Tur berjalan kaki ini menjadi salah satu cara untuk mengenal sejarah ibu kota melalui bangunan, jalur transportasi, dan berbagai peninggalan yang masih dapat dijumpai di kawasan Kota Tua.

(dsd/wiw)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2