Ogah Jual, Sebuah Rumah 'Nyempil' di Tengah Kompleks Elit Australia
Sebuah keluarga di Australia ogah menjual rumah mereka pada pengembang meski harga yang ditawarkan fantastis. Kini, rumah di tengah kompleks elit itu begitu kontras dengan rumah-rumah di sekitarnya.
Pada 2023, keluarga Zammit dari Quakers Hill, barat laut Sydney mencuri perhatian dunia. Mereka menolak menjual lahan seluas 20 rubu meter persegi pada pengembang.
Tanah di sekeliling rumah sudah dibeli, kemudian tersisa lahan dan rumah kesayangan mereka.
Rumah di tengah kompleks elit
Keluarga Zammit sempat ditawari 50 juta dolar Australia untuk melepas rumah mereka demi menyelesaikan proyek pengembangan baru bernama The Ponds. Namun tawaran itu ditolak.
Kendati demikian, pembangunan kawasan tetap berlangsung. Sekeliling bertengger rumah-rumah elit dan seragam, sementara properti milik keluarga Zammit tetap utuh.
Penawaran tak berhenti sampai di situ. Sejumlah pengembang masih berusaha membeli properti mereka. Tawaran sampai-sampai tembus 60 juta dolar Australia (sekitar Rp760 miliar). Sebenarnya dengan angka ini, nilai aset keluarga bertambah 10 juta dolar Australia atau 20 persen.
Harga rumah di Quakers Hill telah meningkat 8,5 persen selama 12 bulan terakhir pada 2024. Setidaknya ini meningkatkan nilai jual properti keluarga Zammit setidaknya sebesar 4,25 juta dolar Australia.
Jauh sebelum rumah di tengah kompleks elit mereka ramai dibicarakan secara global, pada 2015 mereka sempat mempertimbangkan menjual properti mereka.
Akan tetapi saat itu nilainya hanya sekian persen dari potensi 60 juta dolar Australia.
Diane Zammit, salah satu pemilik properti, dalam sebuah wawancara pada 2023, berkata lingkungan tempat tinggalnya dulu adalah "lahan pertanian yang dihiasi rumah-rumah kecil dari bata merah dan pondok-pondok".
Dulu, lanjut dia, tiap rumah punya keunikan sendiri dan lahannya sangat luas.
Sekitar satu dekade lalu, harga median rumah di Quakers hill 'hanya' sekitar 700 ribu dolar Australia (sekitar Rp8,8 miliar). Sedekade kemudian harganya mencapai 1,172 juta dolar Australia (sekitar Rp14,8 miliar).
Kehadian kompleks rumah elit membuat pemandangan itu berubah. Deret rumah berwarna abu-abu dengan desain nyaris sama dan berjejal di lahan sempit.
(els)