Film Baru

Pendekar Tongkat Emas: Pencarian Pahlawan Asli Indonesia

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 11/12/2014 13:45 WIB
Pendekar Tongkat Emas: Pencarian Pahlawan Asli Indonesia Mira Lesmana dan para pemain film Pendekar Tongkat Emas (ANTARA FOTO/Teresia May)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dunia persilatan ibarat lorong gua yang panjang

Cuplikan dialog Christine Hakim yang mengawali trailer Pendekar Tongkat Emas itu seperti merangkum intisari cerita film. Cempaka, tokoh yang ia perankan di sana, merupakan seorang pendekar pendiri padepokan silat bernama Tongkat Emas.

Bertahun-tahun ia mendidik murid-murid terbaik: Elang (Nicholas Saputra), Dara (Eva Celia), Biru (Reza Rahadian), dan Gerhana (Tara Basro). Di setiap adu silat, mereka hanya menjadi penonton.


Sebab Cempaka berpesan, "Meski ilmu silat kalian sangat unggul, siapkah kalian menahan diri untuk tidak menjadi pemenang." Nama mereka memang tak pernah keluar sebagai jawara. Padepokan Tongkat Emas pun nyaris tak dikenal lagi.

Sampai suatu saat, Cempaka harus menurunkan jurus mautnya pada salah satu murid. Yang menjadi masalah, tongkat emasnya hanya boleh jatuh ke satu tangan. Empat muridnya pun harus saling tarung.

Ada pengkhianatan, juga kekacauan saat tongkat itu sempat diambil orang yang salah. Yang bisa menuntaskan masalah itu hanya satu orang, Sang Pendekar Tongkat Emas, bekas pasangan Cempaka dahulu.

Saat itu tiba, adegan laga klasik khas Indonesia bakal memenuhi layar bioskop. Suara hantaman, saling silang tongkat, dan debum tubuh yang jatuh menimpa tanah atau konstruksi bangunan, terdengar jelas.

Empat pendekar tangguh bertarung demi menjadi satu yang terkuat. Siapakah pendekar tongkat emas selanjutnya?

"Bila tongkat emas ada di tanganku, akan kukembalikan kejayaan perguruan Tongkat Emas," ucap Biru penuh tekad. Sumpah yang pernah diucap tak membuat mereka gentar. Setelah mengarungi gua persilatan yang panjang, ini waktunya mereka beraksi.

Film garapan sutradara Ifa Isfansyah ini bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2014. Duet Riri Riza dan Mira Lesmana ada di balik produksi film berbiaya sekitar Rp 20 miliar ini.

Miles, sapaan akrab Mira Lesmana terinspirasi kisah silat klasik tahun 1970-an saat membuat Pendekar Tongkat Emas. Kisah itu, akar budaya yang dulu menjamur, namun kini ditinggalkan mengering, tergerus cerita drama modern.

Pendekar Tongkat Emas dibuat dengan sangat serius, tidak sekadar mengandalkan efek visual tak masuk akal yang sering muncul di televisi. Para pemain mendapat latihan silat dasar sampai sekitar tujuh bulan. Mereka akrab dengan lebam yang membiru.

Pengambilan gambar pun tidak mudah. Selama tiga bulan, para pemain 'diisolasi' di Sumba Timur, demi mendapat efek 'negeri antah berantah' yang menjadi latar film.

Pendekar Tongkat Emas juga dibintangi Prisia Nasution, Darius Sintahrya, Slamet Rahardjo, Whani Darmawan, Landung Simatupang, dan Aria Kusumah.