FILM THE HOBBIT
The Hobbit Diprediksi Laris Manis Sampai Akhir Tahun
CNN Indonesia
Jumat, 19 Des 2014 12:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dibatalkannya penayangan The Interview oleh Sony Pictures minggu ini menguntungkan The Hobbit: The Battle of the Five Armies. Pilihan tontonan masyarakat dunia jadi menyempit. Film terakhir dari trilogi The Hobbit pun mendapat perhatian penuh.
Dibuka Rabu (17/12) lalu, The Hobbit: The Battle of the Five Armies langsung meraup pendapatan US$ 24,5 juta atau Rp 306 miliar sampai hari ini. Mengutip situs Hit Fix, diprediksi film itu akan bertahan merajai box office sampai akhir tahun ini.
Meskipun begitu, raihan Rp 306 miliar di hari kedua rilis masih lebih rendah dipanding periode yang sama untuk dua film The Hobbit sebelumnya. The Hobbit: An Unexpected Journey rilis tahun 2012 dan meraup US$ 37,1 juta atau Rp 464 miliar.
Film kedua, The Hobbit: The Desolation of Smaug meraup US$ 31,1 juta atau Rp 389 miliar.
Namun The Hobbit: The Battle of the Five Armies tidak bisa bersenang-senang dahulu. Saingan mereka masih akan muncul Jumat (19/12) ini meski The Interview batal tayang. Yakni film terakhir Robin Williams, Night at the Museum 3, dan Annie.
Annie yang diproduksi Sony Pictures diprediksi tidak akan begitu meledak di pasaran. Perkiraan Hit Fix, film itu hanya akan meraup US$ 20 juta atau Rp 250 miliar sampai akhir pekan. Berbeda dengan Night at the Museum 3 yang ditunggu-tunggu.
Diprediksi, film yang masih dibintangi Ben Stiller itu bakal melonjak sampai di atas US$ 40 juta atau Rp 500 miliar. Untuk mengantisipasi itu, The Hobbit: The Battle of the Five Armies harus setidaknya mengantongi US$ 100 juta atau Rp 1,25 triliun dalam lima hari. Sejauh ini, pendapatan kotor globalnya sudah US$ 146,6 juta atau Rp 1,8 miliar.
Bagaimana pun, angka fantastis The Hobbit itu masih kalah oleh sekuel ketiga The Hunger Games, Mockingjay. Film dengan tokoh utama Katniss Everdeen itu sukses meraih sampai Rp 3,3 triliun secara global hanya dalam tiga hari. Ia juga unggul di box office tiga pekan berturut-turut.
Dibuka Rabu (17/12) lalu, The Hobbit: The Battle of the Five Armies langsung meraup pendapatan US$ 24,5 juta atau Rp 306 miliar sampai hari ini. Mengutip situs Hit Fix, diprediksi film itu akan bertahan merajai box office sampai akhir tahun ini.
Meskipun begitu, raihan Rp 306 miliar di hari kedua rilis masih lebih rendah dipanding periode yang sama untuk dua film The Hobbit sebelumnya. The Hobbit: An Unexpected Journey rilis tahun 2012 dan meraup US$ 37,1 juta atau Rp 464 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun The Hobbit: The Battle of the Five Armies tidak bisa bersenang-senang dahulu. Saingan mereka masih akan muncul Jumat (19/12) ini meski The Interview batal tayang. Yakni film terakhir Robin Williams, Night at the Museum 3, dan Annie.
Diprediksi, film yang masih dibintangi Ben Stiller itu bakal melonjak sampai di atas US$ 40 juta atau Rp 500 miliar. Untuk mengantisipasi itu, The Hobbit: The Battle of the Five Armies harus setidaknya mengantongi US$ 100 juta atau Rp 1,25 triliun dalam lima hari. Sejauh ini, pendapatan kotor globalnya sudah US$ 146,6 juta atau Rp 1,8 miliar.
Bagaimana pun, angka fantastis The Hobbit itu masih kalah oleh sekuel ketiga The Hunger Games, Mockingjay. Film dengan tokoh utama Katniss Everdeen itu sukses meraih sampai Rp 3,3 triliun secara global hanya dalam tiga hari. Ia juga unggul di box office tiga pekan berturut-turut.