Dalam sebuah wawancara, Christine mengakui adegannya sempat menegangkan. Sebab, Julia tak tahu bakal syuting bersama selebriti Indonesia seperti dirinya. Beruntung, itu selesai dalam satu take. Usai itu, mereka tak berinteraksi sama sekali. Tatap mata pun tidak.
"Saya paham posisinya. Kami bertemu di suasana kerja. Bujet film ini US$ 75 juta, tanggung jawabnya berat. Dia harus tampil sempurna dan profesional," kata Christine mengomentari sikap Julia. Meski begitu, Christine tetap bangga karena dunia perfilman mulai melirik Indonesia. Ia bahkan diminta menemani Julia saat pemutaran perdana Eat, Pray, Love di Big Apple, New York, pada 10 Agustus 2010.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulanya, Christine hanya sedang berada di Bali dan kru Eat, Pray, Love kesulitan izin syuting. Bintang film Pasir Berbisik itu pun membantu. Ternyata, sutradara Ryan Murphy memintanya memerankan Wayan. Ia pun menganggapnya kesempatan besar. "Saya hanya diberi waktu tiga hari untuk persiapan dan saya memaksimalkan itu agar tidak membuat malu," katanya.
(rsa/vga)