Tuntutan untuk senantiasa berpenampilan prima, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki, membuat Asti lelah. Ia punya cara tersendiri untuk “ngumpet.”
"Sebisa mungkin aku ingin tampil berbeda supaya orang enggak mengenaliku," kata Asti. Disadarinya, terkadang hal ini kurang baik mengingat popularitas adalah konsekuensi profesinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat melelahkan bagi perempuan untuk selalu pakai maskara, tatanan rambut hits, atau bagaimana," ia mengeluh.