Zaskia Sungkar Tolak Undangan TV demi ke New York

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Jumat, 30/01/2015 12:50 WIB
Zaskia Sungkar Tolak Undangan TV demi ke New York Zaskia Sungkar dan karyanya yang siap diterbangkan ke New York. (ANTARA FOTO/Teresia May/Asf/ama/15)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbagai undangan dari stasiun televisi yang datang ditolak mentah-mentah oleh Zaskia Sungkar. Belakangan ini, istri aktor Irwansyah itu lebih memilih memfokuskan diri pada bidang fesyen yang telah dua tahun digelutinya. Apalagi Zaskia sedang terlibat dalam sesuatu yang besar dan membanggakan.

Kakak Shireen Sungkar itu bakal menjejakkan kakinya di pentas fesyen dunia. Pada 14 Februari mendatang, Zaskia akan mengikuti ajang New York Couture Fashion Week 2015 bersama dua desainer busana muslim lainnya, Dian Pelangi dan Barli Asmara. Asri Welas juga memamerkan koleksi kebaya di ajang prestisius itu.

Saat tawaran itu datang, Zaskia mengaku tidak percaya. "Aku bersyukur pertama kali ditelepon. Menurut aku ini suatu kesempatan yang besar," kata bintang film Wanita Tetap Wanita itu.


Untuk ajang New York Fashion Week 2015, Zaskia akan memamerkan koleksinya yang bertemakan Mandalika. Ia memadupadankan kain tenun khas Lombok. Tema ini diambil karena Zaskia terinspirasi kisah Putri Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, itu juga mewakili karakternya yang sederhana tapi elegan.

Ia akan menyiapkan 15 look dalam peragaan busananya. Untuk memenuhi kuota itu, ia pun rela bekerja lembur setiap hari guna mendapatkan hasil yang maksimal. "Kejar waktu banget, lembur alhamdulillah karyawan support-nya luar biasa," ujar Zaskia. Kesibukan itulah yang membuatnya menolak undangan TV.

Saat ini yang ada di otaknya hanyalah ajang New York Couture Fashion Week. "Aku semalam sampai lembur di butik buat ngarahin tukang payet."

Ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (29/1) Zaskia bercerita, inspirasi dalam membuat busana untuk gelaran akbar itu ia dapatkan dari mana saja. Mulai dari bertanya sampai melakukan praktik menenun sendiri.

"Aku dapat insprirasi di pantai, aku juga banyak ngobrol dengan sejarawan di sana. Aku tanyain detail banget biarin deh orangnya bosan karena aku harus menguasai kain tradisional ini," jelasnya.

Meski lelah, Zaskia tetap senang dan menikmati proses itu. Untunglah, ia didukung penuh oleh sang suami dan keluarganya. Hal itu merupakan bekal dan semangat tersendiri untuknya.

Walaupun mendapat tawaran besar, Zaskia tidak lantas terlena begitu saja. Justru ia menjadikan momen itu sebagai gerbang untuk membuatnya lebih baik dan lebih baik lagi.

"Aku baru dua tahun jadi desainer tapi alhamdulillah langsung dikasih kesempatan ke ajang yang sangat besar. Tantangan banget buat aku, tapi aku terpacu memberikan yang terbaik," ujarnya mengungkapkan.

Bagi Zaskia, fesyen adalah hobi sekaligus renjana hidupnya. Karena itulah ia tidak mau main-main dalam menekuni dunia rancang-merancang busana tersebut. "Setiap manusia pengen punya pencapaian dan keinginan. Impian aku ya di sini," tuturnya positif.





(rsa/vga)