Dikutip dari The Australian pada Rabu (3/6), BMG mengklaim kalau royalti yang tidak dibayarkan kedua perusahaan rekaman tersebut mencapai nilai US$450.000 (Rp5,9 miliar)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Universal Music Australia mengatakan kalau gugatan BMG mengenai penyelewengan royalti Tame Impala kepada mereka salah alamat, karena Modular yang semestinya bertanggung jawab.
Selain Tame Impala, Modular juga pernah mengedarkan karya Cut Copy, Wolfmother dan Pond.
Melanjutkan album Innerspeaker dan Lonerism, Tame Impala yang terbentuk pada 2007 akan segera merilis album baru yang bertajuk Currents pada 17 Juli 2015.
Video musik salah satu lagu di album baru yang berjudul Cause I'm a Man sudah tayang di situs Youtube dan berformat 3D.
Kepada NME, salah satu personel Tame Impala, Kevin Parker, mengatakan kalau album terbaru mereka akan banyak bernuansa dansa.
"Saya ingin membuat musik yang biasa terdengar di klub. Saya rasa selama ini musik-musik Tame Impala jarang ada yang membuat orang berdansa," kata Parker.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)