Taylor Swift Akhirnya Izinkan '1989' Diputar di Apple Music
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2015 16:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah mengkritik habis-habisan layanan musik streaming Apple Music, akhirnya musisi wanita cantik, Taylor Swift, mengubah keputusannya. Kekasih DJ Calvin Harris ini mengumumkan dirinya akan menyiarkan lagu-lagu dari album 1989 di Apple Music.
Perusahaan Apple juga telah mengubah keputusannya, setelah dikritik oleh Swift dan musisi dunia lain karena menyiarkan lagu gratis selama tiga bulan tanpa memberikan kompensasi apa pun terhadap pembuatnya.
Kritik Swift kepada Apple disampaikannya melalui surat terbuka.
Baru kepada Appple Music seorang Swift mempercayai penyiaran lagunya. Sebelumnya, ia mencabut izin penyiaran album 1989 dari layanan musik streaming Spotify, yang dianggapnya tidak berbuat adil kepada para musisi.
Melalui cuitan di akun Twitter-nya, Swift mengabarkan ia telah meneguhkan hatinya untuk bekerja sama dengan Apple Music.
"Setelah kejadian pada minggu lalu, saya memutuskan untuk menyiarkan album saya di Apple Music. Ini bukan kontrak eksklusif. Saya mengubah keputusan setelah tahu Apple mengubah keputusanya juga," tulis Swift.
"Terima kasih telah mengubah keputusanmu, Apple," tambah Swift.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Apple Music diperkenalkan pada acara Worldwide Developers Conference (WWDC) 2015, pada 8 Juni kemarin. Keberadaan Apple Music dipandang para analis dapat mendorong tren mendengar lagu secara streaming yang telah lebih dulu dilakoni perusahaan seperti Spotify, Pandora, Rdio, dan Tidal.
Apple Music nantinya menawarkan berbagai jenis layanan seperti mengunduh lagu, mendengarkan secara streaming, membuat playlist dan berbagai hal lain.
Dan sama seperti aplikasi sejenis, Apple Music tidak gratis. Pengguna diminta membayar US$ 9,99 per bulan atau US$ 14,99 untuk dibagi bersama dengan enam orang jika ingin memakainya.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)
Perusahaan Apple juga telah mengubah keputusannya, setelah dikritik oleh Swift dan musisi dunia lain karena menyiarkan lagu gratis selama tiga bulan tanpa memberikan kompensasi apa pun terhadap pembuatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui cuitan di akun Twitter-nya, Swift mengabarkan ia telah meneguhkan hatinya untuk bekerja sama dengan Apple Music.
"Terima kasih telah mengubah keputusanmu, Apple," tambah Swift.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Apple Music diperkenalkan pada acara Worldwide Developers Conference (WWDC) 2015, pada 8 Juni kemarin. Keberadaan Apple Music dipandang para analis dapat mendorong tren mendengar lagu secara streaming yang telah lebih dulu dilakoni perusahaan seperti Spotify, Pandora, Rdio, dan Tidal.
Apple Music nantinya menawarkan berbagai jenis layanan seperti mengunduh lagu, mendengarkan secara streaming, membuat playlist dan berbagai hal lain.
Dan sama seperti aplikasi sejenis, Apple Music tidak gratis. Pengguna diminta membayar US$ 9,99 per bulan atau US$ 14,99 untuk dibagi bersama dengan enam orang jika ingin memakainya.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)