Memerankan tokoh asli tentu lebih berat. Apalagi jika tokoh itu berperan besar. Jenderal Soedirman jelas bukan tokoh sembarangan dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, lebih dari sekadar nama jalan protokol di Ibu Kota.
Adipati Dolken diberi kepercayaan memerankan Jenderal Soedirman dalam fim biopik terbaru yang mengusung nama sang pahlawan sebagai judul. Pria 24 tahun itu mengaku terbebani oleh tanggung jawab besar memerankan salah satu tokoh bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski merasa terbeban dengan tanggung jawab besar di pundaknya, bintang Sang Kiai itu juga sekaligus sangat senang karena mendapat kesempatan memerankan Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat. Ia mengaku deg-degan dan perasaannya campur aduk saat diberi tahu dirinya harus memainkan peran tersebut.
"Ada pelatihan khusus. Saya dilatih sama Kopassus di Lembang selama delapan hari dan dilatih semitentara. Jadi bukan seperti tentara beneran, tapi dilatih 'seperti tentara.' Levelnya beda sedikit," ujarnya.
Walaupun mendapat beban berat secara mental dan fisik, Adipati mengaku motivasinya semakin terbakar. Apalagi dengan dukungan sang sutradara dan kru lainnya yang menurutnya hebat. Itulah yang membuatnya akhirnya mampu memerankan Soedirman dalam film yang akan tayang pada 27 Agustus mendatang itu.
"Akhirnya dengan dukungan tim pelatih, Mbak We (Viva Westi), dan teman-teman yang lain, bisa bikin motivasi saya semakin terbakar. Motivasi saya, ingin film ini bisa diterima sama anak-anak muda seumuran saya," kata Adi dengan bijak.
(rsa/rsa)