Dilansir dari NME, pada Kamis (3/9), berita tersebut muncul berdasarkan data penelitian yang dihimpun oleh bank investasi Credit Suisse.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa yang menyukai lumba-lumba? Bagi kalian yang menyukai lumba-lumba, jangan pergi ke SeaWorld," kata Styles.
Isu tersebut memanas, sampai sebuah film dokumenter bertajuk Blackfish, dirilis pada 2013.
Styles dianggap berpengaruh karena telah membuat sekitar 2,5 juta orang berkomentar buruk mengenai SeaWorld di sosial media.
Sementara penayangan film Blackfish di saluran berita CNN hanya mampu membuat 2 juta orang berkomentar.
Sementara itu, pihak SeaWorld mengakui telah kehilangan pemasukan akibat aksi pemboikotan. Pada Agustus, keuntungan SeaWorld turun 84 persen dari bulan yang sama pada tahun lalu. Pengunjung pun berkurang sebanyak dua persen.
Film dokumenter Blackfish disutradarai oleh Gabriela Cowperthwaite.
Berdurasi 83 menit, sampai saat ini film itu telah meraup keuntungan box office sebanyak US$2,2 juta.
[Gambas:Youtube] (ard/vga)