Lagu itu berjudul History, dan uniknya, One Direction mengajak para penggemarnya nyanyi bareng di bagian chorus alias refrain.
Ternyata, lagu itu memang dibuat untuk merayakan keberhasilan yang mereka telah gapai bersama para penggemar setia mereka selama lima tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, lagu (History) ini adalah milik Anda!" lanjutnya.
Selain Horan, Payne juga mengaku bahwa lagu History itu didedikasikan untuk para penggemar beratnya yang sudah setia menemani perjalanan mereka selama lima tahun belakangan.
"Lebih dari apapun, lagu ini adalah tentang bagaimana para penggemar telah mendukung One Direction selama lima tahun belakangan" ujar Payne ketika diwawancarai oleh EW.
Made In The A.M. akan menjadi album musik "terakhir" One Direction sebelum mereka melakukan istirahat panjang dan pamit sejenak dari panggung musik dunia.
Walau demikian, History seakan menjadi bukti bahwa One Direction akan kembali menyapa para penggemar setianya di seluruh dunia, hal tersebut dapat terdengar dari lantunan dari yang terdengar di lagu tersebut.
“This is not the end. We can make it, you know it, you know."
(utw/utw)