"Saya pikir tidak akan orang yang memerhatikan saya, tapi ternyata saya salah," kata Docter mengawali pidatonya. Ia mengatakan, Inside Out adalah film yang amat menyenangkan yang digarapnya.
"Dan saya sangat bangga akan itu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinamisasi mereka yang berkaitan dengan emosi Riley, menjadi cerita utama Inside Out. Film itu mengisahkan bagaimana gadis remaja berdamai dengan kesedihan, ketakutan, kekhawatiran, sampai amarah.
Film kartun dari Pixar itu menjadi film yang tidak hanya menarik penonton muda saja, namun juga remaja hingga dewasa.
Pada musim panas tahun tahun lalu Docter memang pernah mengatakan, ia yakin film kartun lebih dapat menyampaikan pesan emosional kepada penontonnya, tidak hanya anak kecil, namun juga orang dewasa.
"Saya pikir itu mengapa saya sangat bersemangat tentang konsep dari [Inside Out] sejak awal, Anda dapat mengekspresikan perasaan Anda lebih kuat daripada film yang menggunakan orang asli," ia menceritakan.
Inside Out mengungguli film animasi lainnya seperti Anomalisa, The Good Dinosaur, Shaun the Sheep Movie, dan The Peanuts Movie. (rsa)