'Spotlight,' Film Terbaik di Ajang Oscar 2016
Fadli Adzani | CNN Indonesia
Senin, 29 Feb 2016 13:06 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Film garapan Tom McCarthy berjudul Spotlight berhasil meraih penghargaan Film Terbaik dalam ajang penghargaan Oscar ke-88 yang dihelat di Dolby Theater, Amerika Serikat (AS) pada Minggu malam (28/1) waktu setempat.
Film yang dibintangi oleh artis seperti Mark Ruffalo, Rachel McAdams, hingga Michael Keaton itu berhasil mengalahkan The Martian, The Revenant, Room, Bridge of Spies, The Big Short, Brooklyn, dan Mad Max: Fury Road.
"Wow, film ini memberikan suara kepada orang-orang yang selamat. Ajang penghargaan Oscar lah yang menjadi pembesar [gaung] suara itu, yang saya harap dapat terdengar hingga ke Vatikan," ujar sang sutradara, Michael Sugar.
"Paus Fransiskus, ini adalah waktunya untuk memproteksi anak-anak dan mengembalikan keimanan itu. Terima kasih banyak!" ia melanjutkan.
Blye Pagon Faust, selaku produser dari film berdurasi dua jam sembilan menit, memberikan rasa hormatnya kepada para wartawan atau jurnalis yang berani memberitakan kebenaran kepada masyarakat dunia.
"Kita semua tak akan berada di sini jika tidak adanya bantuan dan usaha dari wartawan-wartawan hebat," katanya.
"Mereka tak hanya memberikan pengaruh terhadap perubahan global, namun juga menunjukkan pentingnya dari investigasi."
Film yang menceritakan tentang investigasi jurnalis Boston Globes soal pendeta paedofil itu juga memenangkan Skenario Orisinal Terbaik, mengalahkan Straight Outta Compton, Bridge of Spies, Ex Machina, serta Inside Out.
Dalam ajang penghargaan Independent Spirit Awards, Spotlight berhasil meraih lima penghargaan, di antaranya adalah Sutradara Terbaik, Skenario Terbaik, dan lain-lain. (fad/vga)
Film yang dibintangi oleh artis seperti Mark Ruffalo, Rachel McAdams, hingga Michael Keaton itu berhasil mengalahkan The Martian, The Revenant, Room, Bridge of Spies, The Big Short, Brooklyn, dan Mad Max: Fury Road.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blye Pagon Faust, selaku produser dari film berdurasi dua jam sembilan menit, memberikan rasa hormatnya kepada para wartawan atau jurnalis yang berani memberitakan kebenaran kepada masyarakat dunia.
"Mereka tak hanya memberikan pengaruh terhadap perubahan global, namun juga menunjukkan pentingnya dari investigasi."
Film yang menceritakan tentang investigasi jurnalis Boston Globes soal pendeta paedofil itu juga memenangkan Skenario Orisinal Terbaik, mengalahkan Straight Outta Compton, Bridge of Spies, Ex Machina, serta Inside Out.
Dalam ajang penghargaan Independent Spirit Awards, Spotlight berhasil meraih lima penghargaan, di antaranya adalah Sutradara Terbaik, Skenario Terbaik, dan lain-lain. (fad/vga)