Sebelumnya, film yang disutradarai oleh László Nemes ini pun memenangkan penghargaan serupa di ajang Golden Globes 2016, pada Januari 2016. Suka cita dikicaukan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban lewat akun Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suatu hari, Saul mengangkatnya seorang anak laki-laki, lalu mengajarinya untuk mengurus pemakaman Yahudi yang tepat untuknya kelak. Son of Saul adalah karya luar biasa yang menggambarkan kekejian pembunuhan massal.
"Anda tahu, bahkan di masa kelam umat manusia ... mungkin ada suara dalam diri kita, yang memungkinkan kita untuk tetap menjadi manusia. Itulah harapan film ini. Terima kasih banyak, terima kasih," László menambahkan.
Dilansir dari Hollywood Reporter, film-film Hungaria telah dinominasikan untuk bahasa asing Oscar sebanyak delapan kali sebelum musim penghargaan kali ini. Son of Saul menandai nominasi pertama sejak jatuhnya komunisme.
Pada 1981, Mephisto karya Istvan Szabo hanya meraih kehormatan bahasa asing di negara itu sebelum Saul. Lalu, pada 1988, Hanussen (1988) adalah pencapaian terakhir Hungaria masuk nominasi dalam kategori sebelum tahun ini.
(vga/vga)