Kecewa Film Live Action, Nintendo Pilih Film Animasi
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Kamis, 19 Mei 2016 06:21 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan video game, Nintendo, berencana untuk memasuki bisnis film. Hal ini dikemukakan oleh sang pemimpin, Tatsumi Kimishima.
Selama ini, Nintendo dikenal sebagai kreator karakter video game, mulai dari Mario, Zelda hingga Star Fox.
Dikutip dari Asashi Shimbun pada Selasa (17/5), Tatsumi mengatakan keuntungan tim bisbol Seattle Mariners akan diolah untuk mewujudkan rencana perusahaannya.
Tatsumi juga mengatakan, "Sebisa mungkin kami akan membuat banyak film."
Meski belum diketahui apa film pertama yang akan diproduksi Nintendo, namun ia merasa penggemar harus dilibatkan untuk berembuk.
"Saya belum bisa menyatakan akan membuat film Mario. Kami akan meminta pendapat banyak orang, terutama penggemar," ujar Tatsumi.
"Tentu saja kami akan membuat film yang akan dikenal oleh banyak orang," ia menambahkan.
Menyadari film live action kerap gagal di pasaran, salah satunya film Super Mario Bros. pada 1993, Tatsumi menilai Nintendo akan lebih fokus menggarap film animasi atau 3D.
Nintendo tidak memiliki jadwal pasti kapan film perdananya akan tayang. Tapi Tatsumi berharap, film buatannya bisa dirilis lima tahun lagi.
Saat ini, Nintendo baru bisa mencicipi penjualan hak cipta karakter yang dibuat film, salah satunya film Pokemon yang diproduksi oleh rumah produksi asal Jepang, Oriental Light and Magic.
Meski mendapat banyak ulasan buruk, namun sebanyak 20 film tentang makhluk berwarna kuning imut itu tetap memiliki penggemar setia.
(ard/vga) Add
as a preferred
source on Google
Selama ini, Nintendo dikenal sebagai kreator karakter video game, mulai dari Mario, Zelda hingga Star Fox.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum diketahui apa film pertama yang akan diproduksi Nintendo, namun ia merasa penggemar harus dilibatkan untuk berembuk.
"Tentu saja kami akan membuat film yang akan dikenal oleh banyak orang," ia menambahkan.
Menyadari film live action kerap gagal di pasaran, salah satunya film Super Mario Bros. pada 1993, Tatsumi menilai Nintendo akan lebih fokus menggarap film animasi atau 3D.
Nintendo tidak memiliki jadwal pasti kapan film perdananya akan tayang. Tapi Tatsumi berharap, film buatannya bisa dirilis lima tahun lagi.
Saat ini, Nintendo baru bisa mencicipi penjualan hak cipta karakter yang dibuat film, salah satunya film Pokemon yang diproduksi oleh rumah produksi asal Jepang, Oriental Light and Magic.
Meski mendapat banyak ulasan buruk, namun sebanyak 20 film tentang makhluk berwarna kuning imut itu tetap memiliki penggemar setia.
(ard/vga) Add
as a preferred source on Google