9 Negara Tampil di Solo International Performing Arts 2016
Rahman Indra | CNN Indonesia
Kamis, 08 Sep 2016 11:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam gelarannya yang ke-delapan tahun ini, Solo International Performing Arts (SIPA) 2016 akan dihadiri oleh perwakilan dari sembilan negara.
Selain Indonesia, para penampil juga berasal dari Malaysia, Singapura, AS, Korea Selatan, Spanyol, India, Italia, dan Zimbabwe.
Dikutip dari laman resmi SIPA, perhelatan tahun ini mengusung tema Mahaswara, yang mengindikasikan pertunjukan suara akan lebih dominan dibanding gerak.
Dalam poster yang dirilisnya, SIPA 2016 mengusung sosok Peni Candra Rini sebagai maskot. Dosen ISI Surakarta ini juga merupakan seorang komposer, pencipta lagu dan penyanyi tradisional.
Berlangsung di Benteng Vastenberg, Solo, SIPA 2016 akan diramaikan oleh sejumlah musisi dari berbagai genre.
Selain Peni, ada tiga grup musik dari Solo yang akan turut berpartisipasi, antara lain Gondrong Gunarto & Friends, Musim Keroncong Sruti Respati, dan Semarak CandrakIrana Art Center.
Sementara, musisi lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, akan hadir Dewa Budjana, Maya Hasan, Keteng-keteng Girls, Duo Ubiet dan Dimawan, Trodon & Fajar Satriadi, Gangsadewa, Elly D. Luthan (DLDC), Vicky Sianipar, Komunitas seni Tadaluko Djaduk Ferianto dan Kua Etnika.
Dari luar negeri, mususi yang akan dijadwalkan tampil antara lain, Nadi (Singapura), Blessing Chimanga (Zimbabwe), Na Hoon Park (Korea Selatan), Neil Chua & Ruanatzwork, (Singapura dan Malaysia), Philip Graulty (Amerika Serikat), Rodrigo Parejo (Spanyol), dan Manipuri Dance Group (India).
SIPA 2016 berlangsung pada 8,9 dan 10 September 2016 di Benteng Vastenburg, Solo. Gelaran seni tingkat internasional ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
(rah/ard)
Selain Indonesia, para penampil juga berasal dari Malaysia, Singapura, AS, Korea Selatan, Spanyol, India, Italia, dan Zimbabwe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlangsung di Benteng Vastenberg, Solo, SIPA 2016 akan diramaikan oleh sejumlah musisi dari berbagai genre.
Sementara, musisi lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, akan hadir Dewa Budjana, Maya Hasan, Keteng-keteng Girls, Duo Ubiet dan Dimawan, Trodon & Fajar Satriadi, Gangsadewa, Elly D. Luthan (DLDC), Vicky Sianipar, Komunitas seni Tadaluko Djaduk Ferianto dan Kua Etnika.
Dari luar negeri, mususi yang akan dijadwalkan tampil antara lain, Nadi (Singapura), Blessing Chimanga (Zimbabwe), Na Hoon Park (Korea Selatan), Neil Chua & Ruanatzwork, (Singapura dan Malaysia), Philip Graulty (Amerika Serikat), Rodrigo Parejo (Spanyol), dan Manipuri Dance Group (India).
SIPA 2016 berlangsung pada 8,9 dan 10 September 2016 di Benteng Vastenburg, Solo. Gelaran seni tingkat internasional ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
(rah/ard)