Beberapa bulan lalu, film pendek garapan sineas asal Yogyakarta ini telah mendapatkan penghargaan film pendek terbaik, La Semaine de La Critique, Festival Film Cannes di Prancis. Hadiah Leica Cine Discovery Prize senilai 4.000 euro pun dibawa pulang ke Indonesia.
Sang sutradara, Wregas Bhanuteja, mengaku sangat bangga bisa mendapatkan penghargaan dari FFI. Bahkan, menurutnya, penghargaan lokal ini lebih membanggakan baginya daripada penghargaan internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wregas berharap, piala ini mampu menjadi 'cambuk' baginya dan rekan-rekannya untuk bekerja lebih keras dalam menghasilkan karya-karya selanjutnya.
Prenjak sendiri sebenarnya tidak bisa diputar di tempat-tempat pemutaran film biasa. Pasalnya, film ini menampilkan lekuk tubuh wanita secara jelas tanpa sensor. Meski demikian, beberapa forum film di berbagai kota menggelar penayangan film ini. (ded/ded)