Bukan hanya itu, kini Gordon juga dituntut lebih dari US$36 juta. Kamis (17/11), seperti diberitakan Reuters, hakim Georgia memasukkan tuntutan itu karena Gordon bertanggung jawab atas kematian Brown 2015 lalu. Itu disampaikan kuasa hukum Brown kepada Reuters.
Menurut David Ware dan Glenda Hatchett sang kuasa hukum, tuntutannya US$36,25 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sang tergugat tidak akan bisa lari dari keadilan maupun mendapatkan untung dari kelakuan buruknya. Kami berharap bagaimana ini bisa membuat keluarga Krissy melanjutkan hidup mereka dalam damai,” ujar Ware, kuasa hukum Brown, dalam pernyataan melalui surel.
Sementara itu, perwakilan Gordon tidak memberikan komentar apa pun.
Ware sebenarnya meragukan pengadilan bisa membuat Gordon membayar uang sejumlah itu. Namun yang dicarinya bukan keuntungan berupa dolar. “Masalahnya bukan itu, tapi keadilan.”
Seperti diketahui, Brown meninggal dalam usia 22 tahun, enam bulan setelah ditemukan telungkup tak sadarkan diri di bak mandi rumahnya pada Januari 2015. Kejadian itu persis seperti yang menimpa ibunya, Houston. Brown tak pernah sadarkan diri dari koma sejak itu.
Brown sendiri merupakan putri tunggal Houston dengan Bobby Brown.
Hasil autopsi menemukan adanya racun obat dalam tubuh Brown. Tenggelamnya wajah Brown di dalam air di bak mandi juga menjadi penyebab kematiannya. Sementara tiga tahun sebelumnya, sang ibunda yang ditemukan meninggal di bak mandinya di hotel di Beverly Hills. Houston pun dikatakan meninggal pada 11 Februari 2011, karena kokain dan penyakit jantung. (rsa)