Namun ternyata Johansson belum puas dengan itu semua. Ia masih punya satu peran yang sangat ia impikan. Menariknya, akan menjadi satu sejarah sendiri jika itu sampai terjadi.
Sebab saat wawancara dengan The New York Times, Johansson mengatakan ia ingin memerankan sesuatu yang nyaris mustahil. “Mungkin itu tidak akan pernah terjadi,” katanya menyadari. Ia bahkan sudah menanti soal peran itu selama 20 tahun terakhir, tapi tak juga terwujud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat preseden yang ada, putri-putri Disney sebelumnya hampir selalu identik dengan karakter yang lemah lembut, meski belakangan pun ada putri kuat seperti Moana. Sementara Johansson, terlalu identik dengan pahlawan super. Itu yang membuatnya ragu menjadi putri.
Selain itu, Disney juga sedang gencar membuat cerita-cerita animasi tentang putrinya, menjadi live-action. Sementara ini sudah ada Enchanted (2007) yang dibintangi Amy Adams dan Maleficent dengan Angelina Jolie sebagai bintang utamanya. Cinderella (2015) mendapuk Lily James sebagai putri. Emma Watson memerankan Belle dalam Beauty and the Beast (2017).
Disney juga punya sederet rencana live-action: Aladdin, Mulan, dan The Little Mermaid. (rsa)