Sebuah pameran yang menampilkan musik, gaya busana, serta hal yang berkaitan dengan Bowie pun dibuka di Tokyo, Minggu (8/1) kemarin.
Pameran itu disebut menjadi satu-satunya dan pertama yang berlangsung di Asia setelah sebelumnya berkeliling ke berbagai kota di dunia termasuk Toronto, Sao Paolo, Berlin, Chicago, Paris, Melbourne, dan Belanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran itu sampai ke Tokyo, disebutkan karena kota itu punya ikatan batin dengan kota itu sepanjang kariernya.
"Dari awal dan sepanjang kariernya, Jepang dan budayanya mempengaruhi banyak diri Bowie," ucap Victoria Broackes, salah satu kurator pamerannya.
Dalam situs itu pun tertulis, "43 tahun silam minggu ini, David Bowie, artis paling berpengaruh dari abad ke-20, turun dari kapal pesiar mewah ‘Oronsay’ dan menginjakkan kaki di Jepang untuk pertama kalinya."
Mulanya, pameran ‘David Bowie is’ dibuka dan dikurasi oleh Museum Victoria and Albert di London pada 2013. Setelahnya pameran itu melanjutkan perjalanan ke sembilan kota di dunia dan telah mendapat lebih dari 1,6 juta pengunjung. Untuk dapat menikmati pameran di Tokyo, pengunjung harus merogoh kocek mulai dari 1200 hingga 2400 yen (Rp138 sampai 275ribu).