Robbie Williams Tawarkan Diri Wakili Rusia di Eurovision

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Rabu, 22/03/2017 10:52 WIB
Robbie Williams Tawarkan Diri Wakili Rusia di Eurovision Penyanyi Inggris Robbie Williams mengajukan diri mewakili Rusia setelah keikutsertaan negara itu di Eurovision terancam akibat konflik politik. (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Inggris Robbie Williams menawarkan diri bersedia mewakili Rusia dalam kontes menyanyi antar negara Eropa, Eurovision.

Melansir AFP, Williams mengatakan itu ketika diwawancara oleh sebuah stasiun televisi Rusia, Channel One pada Senin (20/3) malam.

"Saya senang mewakili Rusia di Eurovision. Ayo Rusia, kita berdua bisa menang!" kata Williams saat diwawancara oleh Andrei Malakhov.


Namun itu hanya kelakar Williams. Saat mengucapkan hal tersebut, ia meringis dan mengatakan bahwa dapat memperkirakan hukuman yang ia dapat dari sang manajer bila benar melakukan penawaran tersebut.


Williams mengatakan ia adalah penggemar berat Eurovision dan menyatakan mengagumi penampilan Rusia di ajang tersebut tahun lalu yang dibawakan oleh Sergei Lazarev.

Williams baru merilis single Party Like a Russian tahun lalu dengan lirik yang digosipkan merujuk kepada Presiden Vladimir Putin. Namun Williams membantahnya.

Tawaran diri Williams mewakili Rusia di Eurovision memancing beragam komentar dari Negeri Beruang Merah. Seperti yang diucapkan penyanyi Rusia, Iosif Kobzon.

Dalam wawancara dengan kantor berita RIA Novosti, Kobzon menyebut Williams 'bodoh' atas ide tersebut dan mengatakan negeri pecahan Uni Soviet itu memiliki cukup banyak penyanyi.

"Kami tidak butuh orang Inggris untuk mengangkat budaya Rusia," kata Kobzon yang juga menjawab wakil kepala komita budaya di parlemen Rusia.

Penawaran Williams itu datang setelah keikutsertaan Rusia tahun ini di kontes tersebut terhalang akibat konflik politik.

Eurovision tahun ini akan diselenggarakan pada Mei mendatang di Kiev, ibu kota Ukraina. Dan pemerintah setempat telah menyusun peraturan yang berpeluang melarang penyanyi Rusia, Yuliya Samoilova mengikuti ajang itu.

Samoilova diketahui pernah tampil di Crimea, Ukraina, saat negara itu mengalami masalah politik internal dan Rusia diduga terlibat dalam kekacauan itu.

Samoilova merupakan pengguna kursi roda dan dipilih oleh Channel One sebagai perwakilan Rusia tanpa proses pemilihan oleh publik.

Penyanyi 27 tahun itu pernah tampil di Paralympic Games yang dilaksanakan di Rusia pada 2014 lalu.

Rusia mengancam akan memboikot acara itu bila Samoilova dilarang tampil di Eurovision. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan dia, peraturan yang melarang Rusia tersebut tidak ada.

Malakhov menanyakan Samoilova atas kesediaan dia bila penyanyi Inggris itu datang mendukung dirinya.

"Dengan senang hati tentunya," kata Samoilova.