'Pecah' Gema the Beatles di Kuba

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 24/03/2017 08:31 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah sekian lama menyimpan kekaguman akan the Beatles, para Beatlemania di Kuba pecah bersorak ketika negara itu membuka diri atas lagu sang legenda.

Menjadi penggemar the Beatles di Kuba bukan perkara mudah. Negara komunis itu melarang seluruh bentuk kebudayaan Barat, termasuk musik the Beatles, tapi itu dahulu. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Kini, setelah Kuba mulai membuka diri kepada Barat, para Beatlesmania ini pun bersorak karena negara itu sudah dapat berdamai dengan the Beatles. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Para penggemar the Beatles di Kuba itu selama ini menyimpan rapat-rapat ungkapan kesukaan mereka terhadap band John Lennon itu. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Mereka mencari namun tidak dapat dengan leluasa menunjukkan kebanggaan mereka terhadap the Beatles. Seperti seorang pria yang mengoleksi kartu mengemudi John Lennon ini. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Para penggemar the Beatles biasa berkumpul di bar the Yellow Submarine di Havana, untuk mengenang lagu-lagu hits band itu di era '60 hingga '70-an. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Sepasang penggemar the Beatles menunggu acara kumpul para penggemar band tersebut di the Yellow Submarine bar di Havana, 12 Maret 2017. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Sejumlah turis berpose di samping patung ikonik John Lennon di sebuah taman di kota Havana, Kuba. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Di Havana, juga ada bar yang mendedikasikan khusus untuk penggemar the Beatles. Bar ini pun dikunjungi para turis yang juga mengagumi band tersebut. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Sejumlah turis mengambil gambar di luar bar the Beatles di Veradero, Provinsi Matanza, Kuba. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Para penggemar the Beatles menikmati lagu band idola mereka sembari menari dan bernyanyi, seperti yang ada di the Yellow Submarine, Havana. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Para penggemar the Beatles menikmati minuman dan suasana the Yellow Submarine di Havana, Kuba. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)
Salah satu bukti the Beatles sudah diterima di Kuba adalah keberadaan patung dari sosok ikonis band tersebut, John Lennon. (AFP PHOTO / YAMIL LAGE)