Seni Indonesia Bikin Kurator Korea Kesengsem

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Kamis, 30/03/2017 20:45 WIB
Seni Indonesia Bikin Kurator Korea Kesengsem Ilustrasi: Keanekaragaman dunia seni Indonesia membuat seorang kurator yang tengah riset di Indonesia kesengsem dan berharap seni Indonesia tampil di Korea Selatan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia boleh saja menggandrungi K-Pop atau K-Drama dari Korea. Akan tetapi, soal seni tampaknya Indonesia bisa berbangga. Kurator Korea Selatan Kim Byung Un memuji dan kagum akan karya seni beserta seniman Indonesia.

Kim saat ini bekerja di Pusat Kebudayaan Korea di Indonesia. Dia menjalani program pertukaran selama delapan bulan sejak September tahun lalu.

Kim datang ke Indonesia bermodalkan keingintahuan terhadap seni di Indonesia. Dia mengaku sama sekali buta tentang informasi seni dari Indonesia, karena kebanyakan berita seni berasal dari Eropa.



Ketika Kim mendarat di Jakarta dan melakukan riset, dia mengaku terkejut dengan keahlian seniman Indonesia. Kim juga memuji keanekaragaman seni yang ada di Indonesia.

"Saya sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di Indonesia dan Asia Tenggara. Tapi ketika saya datang ke sini saya sangat terkejut," kata Kim saat memamerkan eksebisinya kepada CNNIndonesia.com.

"Terkejut karena seni di sini dalam skala yang besar dan banyak seniman yang berbeda-beda ada di sini,"
Kurator Kim Byung Un, Seniman Aliansyah Caniago dan Boo Ji Hyun berfoto bersama di pameran lukisan wajah masyarakat Sunda Kelapa.Kurator Kim Byung Un (kiri), Seniman Aliansyah Caniago (tengah) dan Boo Ji Hyun berfoto bersama di pameran lukisan wajah masyarakat Sunda Kelapa. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)


Selain melakukan riset, Kim juga membuat laporan tentang seni yang ia temui di Indonesia, seperti pameran, komunitas seniman, dan wawancara khusus dengan seniman Indonesia.

Kim menyebut dia tertarik dengan seni visual, graffiti, dan instalasi di Indonesia. Dia juga sangat terkesan dengan komunitas seniman yang ada di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.

Informasi soal seni Indonesia itu ia publikasikan di Korea Selatan setiap bulan. Kim mengungkapkan pencinta seni di Korea antusias dengan seni yang ada di Indonesia.


"Aktivitas seni di Indonesia sangat brilliant dan banyak hal baru baru bagi orang-orang Korea. Mereka sangat terkejut karena tidak tahu tentang komunitas seniman ini sebelumnya. Mereka menyimpan laporan itu dan mereka terus menunggu kabar terbaru," tutur Kim.

Kim akan kembali ke Negeri Gingseng itu pada akhir April. Kim berharap seniman yang sudah ditemuinya di Indonesia bisa memamerkan karyanya dalam eksebisi di Korea.

"Saya ingin ada pertukaran dengan seniman Korea dan Indonesia. Saya akan riset dan mengecek waktunya. Saya berharap seniman Indonesia bisa menampilkan karyanya di Korea," kata Kim.