Kekhasan Musik Klasik Rusia Berkumandang di Jakarta

Puput Tripeni Juniman | CNN Indonesia
Kamis, 04 Mei 2017 19:01 WIB
Jakarta City Philharmonic (JCP) kali ini mengangkat kekhasan musik klasik Rusia melalui karya legenda asal Negeri Beruang Merah, The Mighty Handful. Ilustrasi: Jakarta City Philharmonic (JCP) kali ini mengangkat kekhasan musik klasik Rusia melalui karya legenda asal Negeri Beruang Merah, The Mighty Handful. (REUTERS/Maxim Zmeyev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia bukan hanya terkenal dengan Istana Kremlin, namun memiliki orkestra klasik yang unik dan tergolong sulit. Kekhasan Rusia itu berkumandang di Jakarta melalui Jakarta City Philharmonic.

Jakarta City Philharmonic (JCP) yang rutin menggelar pertunjukan orkestra klasik kali ini memilih Rusia sebagai tema di konser ke-tiga, Kamis (4/5) di Gedung Kesenian Jakarta.

Sebelumnya, JCP mengusung tema Lanskap Skandinavia dan Pesona Romantik Jerman.


Tema Rusia yang diambil oleh acara yang digagas Dewan Kesenian Jakarta ini adalah berasal dari The Mighty Handful.

The Mighty Handful yang juga dikenal sebagai The Five adalah kelompok lima komposer yang tinggal di Saint Petersburg, Rusia, pada abad ke-19, tepatnya 1856 hingga 1870.

Kelompok yang beranggotakan Mily Balakirev, Cesar Cui, Nikolai Rimsky-Korsakov, Modest Mussorgsky dan Alexander Borodin itu dikenal sebagai pembaru musik klasik Rusia.

Meski beranggotakan lima orang, namun JCP kali ini hanya menampilkan karya dua personel The Mighty Handful, yaitu Borodin dan Rimsky-Korsakov.

Borodin diwakilkan dengan Symphony No 2 in B Minor, sedangkan Rimsky-Korsakov dengan The Sea and Sinbad's Ship serta The Story of The Prince Kalendar.
Dewan Kesenian Jakarta menggelar Jakarta City Philharmonic dengan tema Rusia: St Petersburg, The Mighty Handful.Dewan Kesenian Jakarta menggelar Jakarta City Philharmonic dengan tema Rusia: St Petersburg, The Mighty Handful. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)

Dirigen utama JCP, Budi Utomo Prabomo mengatakan kedua komposer tersebut dipilih karena memiliki latar belakang lain selain seorang komposer musik klasik.

"Mereka dari rakyat jelata. Semua adalah amatir. Borodin itu ahli kimia dan Rimsky-Korsakov pasukan perang Uni Soviet," kata Budi saat ditemui jelang konser pada Kamis (4/5).

"Karena kecintaan dengan musik, walau harus sambilan, mereka tetap bisa menulis untuk opera, balet dan sebagainya. Kehadiran mereka membawa warna musik tersendiri dalam khasanah musik Rusia," lanjut Budi.

The Mighty Handful lahir sebagai respons mereka terhadap pengaruh musik eropa, khususnya opera Italia dan Lieder Jerman. Mereka kemudian datang menciptakan aliran musik yang menunjukkan identitas bangsa Rusia.

Bersambung ke halaman selanjutnya...

Meningkatkan Kualitas Indonesia

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER