Film Indonesia Kuasai Bioskop saat Lebaran

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Minggu, 25/06/2017 16:20 WIB
Film Indonesia Kuasai Bioskop saat Lebaran Surat Kecil untuk Tuhan yang dibintangi Joe Taslim jadi salah satu film yang tayang hari ini, Minggu (25/6). (Detikcom/Ismail)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri yang tahun ini jatuh pada Minggu (25/6), film-film Indonesia bermunculan di bioskop. Film-film itu memang sengaja menunggu lebaran, yang dianggap sebagai salah satu momen emas untuk merilis film di Indonesia.

Tahun ini, Jailangkung, Surat Kecil untuk Tuhan, Insya Allah Sah, dan Sweet 20 rilis berbarengan: 25 Juni. Film-film itu sampai menguasai layar bioskop, seperti bisa dilihat di situs resmi 21 Cineplex. Hanya ada satu film asing, Transformers: The Last Knight.

Padahal tahun ini tidak ada blackout periods atau keputusan dari bioskop untuk mensterilkan layar dari film asing, seperti tahun dilakukan jaringan XXI tahun lalu.



Saat itu, XXI membuktikan dukungannya terhadap film Indonesia dengan memberi kesempatan lima film lokal untuk tayang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri. Demi menjalankan keputusan itu, XXI bahkan rela memundurkan penayangan film yang ditunggu, Ghostbusters.

Lima film yang dirilis tahun lalu adalah Rudy Habibie, ILY from 38.000 Ft, Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea, Kuala Kumal, dan Sabtu Bersama Bapak. Film asing yang masih bercokol di bioskop hanya ‘sisaan’ dari pekan-pekan sebelumnya.

Meski begitu, fenomena yang sama tidak terjadi di bioskop lain. Cinemaxx misalnya, masih menayangkan Smurfs: The Lost Village, The Boss Baby, Wonder Woman, The Mummy, Transformers: The Last Knight, dan Tubelight. CGV blitz juga menayangkan film-film itu.


Banyaknya film Indonesia yang rilis saat lebaran, didukung anggapan bahwa merilis film saat Ramadan tidak akan punya banyak penonton. Masa-masa Ramadan biasanya orang lebih fokus beribadah alih-alih menonton ke bioskop. Namun saat lebaran tiba, banyak yang libur dan mencari aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga selama masa-masa itu.

Menonton film ke bioskop pun menjadi alternatif, selain mengunjungi tempat wisata.