Padahal Linkin Park masih dalam rangkaian tur konser ‘One More Light World Tour,’ yang merupakan bagian promosi dari album ke-tujuh mereka, One More Light.
Tur tersebut telah dimulai band asal Amerika ini sejak 6 Mei lalu, yang disusul perilisan album One More Light pada 19 Mei. Sampai 6 Juli lalu, Linkin Park telah menyelesaikan dua bagian tur mereka di Amerika Selatan dan Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seharusnya, tur tersebut kembali dimulai pada 27 Juli mendatang di Mansfield yang didukung penampilan rapper Machine Gun Kelly dan band rock asal Jepang One Ok Rock. Konser itu akan dilanjutkan di New York City sehari setelahnya, dengan dukungan Blink 182, Machine Gun Kelly, serta Wu-Tang Clan.
Chester Bennington seharusnya konser di Asia November mendatang. (Matthew Simmons/Getty Images/AFP) |
Sebelumnya, Mike Shinoda, personel Linkin Park, mengatakan dirinya masih sangat terkejut dan patah hati ketika menerima kabar mengenai kematian rekan bandnya, Bennington.
"Terkejut dan patah hati, tapi ini benar. Pernyataan resmi akan segera dirilis," kata Shinoda melalui akun Twitter pribadinya, @mikeshinoda, Jumat (21/7).
Shinoda sendiri sudah melihat gelagat masalah mental dalam diri Bennington yang tertuang dalam lirik lagu Heavy dalam album terbaru Linkin Park, One More Light.
“I don’t like my mind right now. Stacking up problems that are so unnecessary. Wish that I could slow things down,” demikian liriknya yang mencerminkan kegelisahannya akibat pikirannya mengenai hal-hal tak penting dan berharap bisa lepas.
Chester Bennington seharusnya konser di Asia November mendatang. (Matthew Simmons/Getty Images/AFP)